Konflik Lahan PT Bridgestone Di Sergai Sumut Berujung Pembakaran Puluhan Kendaraan
Foto: Puluhan kendaraan yang dibakar saat terjadi bentrok. (Foto: Dok. Polres Tebing Tinggi)
Newestindonesia.co.id, Konflik agraria kembali memicu aksi kekerasan di Sumatera Utara. Bentrokan hebat pecah antara kelompok masyarakat dengan pihak PT Bridgestone di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Kamis (25/6/2026). Insiden yang dipicu oleh sengketa lahan ini mengakibatkan satu unit truk dan puluhan sepeda motor hangus dibakar massa, serta seorang karyawan dilaporkan mengalami luka-luka.
Peristiwa mencekam tersebut dikonfirmasi terjadi di kawasan operasional PT Bridgestone yang terletak di Desa Nagur Pane, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai.
Kronologi Pembersihan Lahan Berujung Perlawanan
Kasi Humas Polres Tebing Tinggi, AKP Mulyono, menjelaskan bahwa situasi mulai memanas ketika pihak perusahaan mencoba melakukan aktivitas pembersihan atau land clearing di area lahan yang dipersengketakan pada Kamis siang.
Langkah perusahaan tersebut langsung mendapat penolakan keras dari komunitas masyarakat setempat yang mengklaim kepemilikan atas tanah tersebut berdasarkan hak adat atau garis keturunan.
“Pembersihan lahan yang dilakukan PT Bridgestone mendapat perlawanan dari kelompok masyarakat yang mengatasnamakan keturunan Raja Nagur Bolag Nagur Raja,” kata Mulyono saat memberikan keterangan yang dilansir detikSumut pada Jumat (26/6/2026).
Melihat situasi yang tidak kondusif dan gelombang penolakan yang semakin menguat, pihak manajemen PT Bridgestone memutuskan untuk menarik mundur para pekerjanya dari lokasi guna menghindari benturan fisik secara langsung.
Pembakaran Puluhan Kendaraan dan Korban Luka
Kendati pihak perusahaan telah menarik diri, eskalasi massa justru tidak terbendung. Setelah pekerja mundur, sekelompok massa diduga melakukan aksi perusakan massal yang berujung pada pembakaran aset-aset kendaraan yang masih tertinggal di area konflik.
Aparat kepolisian membenarkan adanya aksi anarkis tersebut, yang menyasar kendaraan operasional milik perusahaan maupun kendaraan pribadi milik para karyawan.
“Dalam perkembangan situasi tersebut, terjadi perusakan dan pembakaran terhadap sejumlah kendaraan milik perusahaan dan karyawan, berupa satu unit truk dan puluhan sepeda motor,” sebut AKP Mulyono.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendataan intensif di lapangan dan belum bisa memerinci secara pasti total kerugian materiil serta jumlah pasti sepeda motor yang hangus terbakar. Perwira pertama Polri itu juga belum membeberkan identitas atau aktor intelektual di balik aksi pembakaran tersebut.
Selain kerugian berupa materiil, bentrokan fisik di lapangan juga memakan korban. Kepolisian melaporkan terdapat satu orang karyawan PT Bridgestone yang mengalami luka-luka akibat serangan saat ketegangan terjadi.
Saat ini, situasi di Desa Nagur Pane dilaporkan mulai berangsur kondusif di bawah pengamanan aparat, sementara penyelidikan menyeluruh terus dilakukan oleh Polres Tebing Tinggi guna mengungkap pelaku pembakaran dan meredam konflik susulan.
(DAW)
