Newestindonesia.co.id, Kementerian Transmigrasi (Kementrans) telah menyalurkan 1.700 paket sembako kepada warga transmigran di kawasan Transmigrasi Barelang, Batam, sebagai bagian dari program peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis kawasan dan ekonomi lokal.
Penyaluran bantuan dilaksanakan pada akhir Desember 2025 dan tersebar di tiga lokasi utama, yakni Tanjung Banun (227 paket), Rempang Cate (392 paket), serta Sembulang (1.081 paket).
Menurut Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, transmigrasi bukan hanya sekadar pemindahan penduduk, tetapi juga upaya pembangunan kawasan dan manusia secara holistik dan berkelanjutan.
“Transmigrasi bukan sekadar pemindahan penduduk, melainkan pembangunan kawasan dan manusia secara utuh dan berkelanjutan,” ujar Iftitah dalam keterangan resmi di Jakarta.
Kepastian Hak Atas Tanah dan Penguatan SDM
Selain pemberian paket sembako, Kementrans memberikan apresiasi kepada 227 Kepala Keluarga (KK) transmigran yang telah menerima sertifikat hak atas tanah, sebagai bentuk kepastian hukum yang menjadi fokus utama program transmigrasi.
Pemerintah juga menempatkan perhatian pada pengembangan sumber daya manusia di kawasan transmigrasi. Salah satunya dengan penurunan Tim Ekspedisi Patriot — terdiri dari sejumlah perguruan tinggi nasional — untuk melakukan riset, kajian, dan pendampingan ekonomi di lapangan.
Hingga kini, tim tersebut telah menghasilkan sekitar 400 temuan data yang akan ditindaklanjuti dan dikembangkan untuk memperkuat basis ekonomi masyarakat transmigran.
Program Beasiswa dan Infrastruktur Patriot
Sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan, Kementrans akan meluncurkan Beasiswa Patriot mulai tahun 2026. Program ini dirancang untuk memfasilitasi putra-putri transmigran dalam menempuh pendidikan tinggi, dengan akses langsung dari kawasan transmigrasi seperti di Tanjung Banun.
Pembangunan infrastruktur pendukung juga tengah berjalan, termasuk Kompleks Mess Patriot di Tanjung Banun yang dilengkapi fasilitas modern—mulai dari modular box tower, kolam renang standar olimpiade, hingga gedung serba guna.
Modular box tower merupakan sistem bangunan prefab inovatif yang cepat dirakit dan fleksibel untuk berbagai fungsi seperti asrama atau kantor, sehingga mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi di kawasan transmigrasi.
Transmigrasi Sebagai Ekosistem Ekonomi
Menutup kegiatan tersebut, Menteri Iftitah menekankan bahwa paradigma program transmigrasi kini telah berubah dari sekedar pengaturan lahan menjadi pembentukan ekosistem ekonomi kawasan yang mandiri dan berdaya saing.
“Hari ini, pembangunan transmigrasi kini bukan lagi lahan semata-mata, tetapi adalah kawasan. Basisnya adalah ekosistem,” ungkap Iftitah.
Editor: DAW




You must be logged in to post a comment Login