Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Fantastis! PWA Bali Raup Rp313 Miliar, Ombudsman Kaget Dana Sampah Tak Sampai Seperenamnya

Matahari Terbit Pura Ulun Danu Bratan, Bali. Foto: iStock/Tikus0007

Newestindonesia.co.id, Pungutan Wisatawan Asing (PWA) di Provinsi Bali kembali menjadi sorotan publik dan pengawas pelayanan publik setelah Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Bali memaparkan kajian kebijakan terbaru terkait transparansi, besaran pendapatan, alokasi anggaran, dan pelayanan di lapangan.

Temuan Ombudsman menunjukkan bahwa pada tahun anggaran 2024, pemasukan PWA mencapai Rp313,887 miliar, tetapi alokasi untuk isu lingkungan yang dianggap krusial seperti pengelolaan sampah terbilang kecil, yaitu hanya sekitar Rp40 miliar.

Kajian ini muncul setelah banyak wisatawan asing mengeluhkan proses pemeriksaan PWA yang serba berulang dan tidak seragam di berbagai titik, mulai dari hotel, penginapan, hingga Daya Tarik Wisata (DTW).

“Satu wisatawan bisa diperiksa berkali-kali di titik yang berbeda tanpa adanya standar pelayanan yang jelas, sehingga menimbulkan rasa kurang nyaman dan berpotensi merusak pengalaman wisatawan,” kata I Gede Febri Putra, Anggota Keasistenan Pencegahan Maladministrasi 2025, saat memaparkan kajian di kantor Ombudsman Bali, Rabu, 21 Januari 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurut Febri, kondisi ini perlu dibenahi melalui standar pelayanan yang jelas, pengaturan sistem pendaftaran dan pemeriksaan, serta penataan titik pemeriksaan agar tidak menggangu kenyamanan wisatawan.

Alokasi Anggaran Budaya vs Lingkungan

Dalam kajiannya, Ombudsman mencatat adanya perbedaan tajam antara alokasi anggaran untuk pelestarian budaya dan lingkungan:

  • Tahun 2024, dana pelestarian budaya tercatat sekitar Rp107 miliar.
  • Pada 2025, jumlah itu meningkat hampir dua kali lipat menjadi Rp218 miliar.
  • Sebaliknya, alokasi untuk Bantuan Keuangan Khusus (BKK) bidang pengelolaan sampah hanya Rp40 miliar dan tidak mencakup Kabupaten Badung.

Febri menilai alokasi yang timpang ini berpotensi memunculkan ketidakpuasan, terutama karena isu penanganan sampah merupakan salah satu keluhan utama wisatawan maupun masyarakat lokal.

Baca juga:  Viral Gerobak Pedagang Di Jagakarsa Jatuh Ke Parit Dan Terbawa Arus Air

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Bali, Ni Nyoman Sri Widhiyanti, menyatakan pihaknya telah menerima berbagai aduan terkait layanan publik, termasuk persoalan lingkungan seperti sampah. Aduan datang tidak hanya dari masyarakat lokal, tetapi juga dari wisatawan asing yang tinggal lama di Bali.

Menurutnya, kanal pengaduan bisa dilakukan melalui berbagai media formal, tidak hanya media sosial. “Kalau persoalan sampah tidak ditangani secara serius, ini bisa menjadi masalah besar bagi Bali ke depan,” katanya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dorongan Transparansi dan Pemahaman Manfaat PWA

Selain itu, Ombudsman menekankan pentingnya sosialisasi yang tidak hanya menjelaskan kewajiban membayar PWA, tetapi juga manfaat nyata yang diperoleh Bali dari pungutan tersebut.

“Kalau kita bisa lebih transparan dari sisi pemanfaatan dana, wisatawan itu tanpa dipaksa pun akan sadar bahwa mereka berkontribusi untuk Bali,” ujar Ni Nyoman Sri Widhiyanti.

Ombudsman menegaskan bahwa kajian ini tidak langsung menyimpulkan adanya maladministrasi, tetapi menilai adanya potensi maladministrasi jika sistem pelayanan PWA tidak segera diperbaiki.

Beberapa rekomendasi yang disampaikan Ombudsman antara lain:

Advertisement. Scroll to continue reading.
  • Penyusunan standar pelayanan PWA yang seragam dan profesional.
  • Pengaturan sistem pendaftaran dan pemeriksaan yang lebih efisien.
  • Penataan titik pemeriksaan agar tidak mengganggu pengalaman wisatawan.
  • Perkuat sosialisasi manfaat serta transparansi pemanfaatan dana PWA kepada wisatawan dan publik.

Respons Pemerintah Provinsi Bali

Upaya konfirmasi kepada Gubernur Bali Wayan Koster terkait temuan ini tidak mendapatkan respons. Gubernur tidak memberikan pernyataan saat ditemui usai rapat Paripurna DPRD Bali di Gedung Wiswasabha, Renon, Denpasar, pada Rabu (21/1/2026).

(DAW)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Editor Picks

Bisnis

Newestindonesia.co.id, Bank Mandiri merayakan ulang tahun ke-27 pada Kamis (2/10/2025) dengan mengusung tema Sinergi Majukan Negeri”. Perayaan ulang tahun Bank Mandiri dikemas dalam program bertajuk “HUT...

Regional

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengatakan, Mau sampai kiamat tinggal dua hari pun mafia tanah tidak akan bisa diatasi....

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Cuaca panas yang kerap melanda berbagai wilayah dapat menimbulkan risiko terhadap kesehatan tubuh, khususnya pada kulit. Paparan sinar matahari yang terik berpotensi memicu...

Selebriti

Newestindonesia.co.id, MSbreewc, nama asli Bree Wales Covington, lahir pada 1 Februari 2001 di Singapura (meskipun lahir di Jakarta dan besar berpindah-pindah, beberapa bio menyebut...

Advertisement