Newestindonesia.co.id, Seorang pengemudi ojek online (ojol) di Kota Palembang, Sumatera Selatan, menjadi korban perampokan dengan modus penumpang berpura-pura hendak mengambil uang di ATM. Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan sepeda motor yang digunakan untuk bekerja sehari-hari.
Korban diketahui bernama Bio Dasa Putra (22), warga Jalan Perindustrian 2 Lorong Ogan Jaya, Kecamatan Sukarami, Palembang. Ia telah melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polrestabes Palembang dengan harapan pelaku segera ditangkap.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, Bio menerima pesanan perjalanan dari seorang penumpang yang meminta diantar menuju kawasan Jakabaring.
Dalam perjalanan, penumpang tersebut meminta korban berhenti di Jalan Gubernur Haji Bastari, Jakabaring, dengan alasan ingin mengambil uang di ATM untuk membayar tarif perjalanan.
Namun, situasi berubah ketika korban sedang menunggu di lokasi tersebut.
Bio mengungkapkan bahwa tiba-tiba muncul seorang pria lain yang diduga merupakan rekan pelaku. Tanpa diduga, korban langsung diserang dari belakang.
“Saat saya menunggu korban mengambil uang, ternyata muncul satu orang laki-laki bersama pelaku dan dari arah belakang kepala saya dipukul,” kata Bio saat melapor ke Polrestabes Palembang dikutip melalui detikSumbagsel.
Akibat pukulan tersebut, korban kehilangan keseimbangan dan tidak dapat melawan.
Tak berhenti sampai di situ, kedua pelaku kemudian mendorong korban dari sepeda motor yang dikendarainya.
Motor milik korban, yakni Honda Vario warna hitam merah dengan nomor polisi BG-2673-AFK, kemudian dibawa kabur oleh kedua pelaku.
“Saya didorong dari atas sepeda motor dan kedua pelaku membawa motor saya dan langsung kabur,” ujar Bio.
Setelah kejadian itu, korban segera melaporkan kasus yang dialaminya ke pihak kepolisian agar pelaku dapat segera ditangkap.
Pihak kepolisian membenarkan telah menerima laporan tersebut dan saat ini kasusnya sedang dalam proses penanganan.
Pamapta SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Hendra Yuswoyo, mengatakan laporan korban telah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh penyidik.
“Laporan korban telah kami terima dan segera diteruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.
Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku serta memburu keberadaan sepeda motor milik korban yang dibawa kabur.
Kasus ini menjadi pengingat bagi para pengemudi ojek online untuk meningkatkan kewaspadaan saat menerima pesanan perjalanan, terutama pada malam hari atau ketika diminta berhenti di lokasi yang sepi.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login