Newestindonesia.co.id, Banjir merendam kawasan perumahan di Tangerang Selatan (Tangsel) usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Sejumlah warga yang terdampak terpaksa dievakuasi menggunakan perahu karet oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Dalam video yang beredar, tampak petugas BPBD mengenakan pelampung dan helm keselamatan saat membantu proses evakuasi warga dari area yang tergenang banjir. Perahu karet digunakan untuk mengangkut warga menuju lokasi yang lebih aman.
Petugas terlihat beberapa kali bolak-balik menggunakan perahu karet untuk memastikan seluruh warga yang membutuhkan pertolongan dapat dievakuasi dengan aman. Hingga kini, belum ada informasi resmi terkait ketinggian air di lokasi terdampak.
BPBD Tangerang Selatan juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengalami situasi darurat akibat bencana banjir. Dalam keterangannya, BPBD meminta warga memanfaatkan layanan darurat yang telah disediakan pemerintah daerah.
“Diimbau kepada masyarakat apabila mengalami kegawatdaruratan bencana dapat menghubungi call center 112,” tulis BPBD Tangsel.
Banjir di wilayah Tangerang Selatan sebelumnya juga sempat terjadi di sejumlah kawasan permukiman lain saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan Jabodetabek. Pada kejadian sebelumnya di kawasan Pondok Hijau, Ciputat, petugas juga harus mengevakuasi warga menggunakan perahu karet karena genangan air mencapai sekitar satu meter di beberapa titik.
Dalam peristiwa tersebut, seorang warga bernama Dana mengatakan banjir mulai menggenangi kawasan permukiman sejak sore hari setelah hujan deras turun.
“Masih (banjir), tapi sudah mulai surut,” kata Dana saat dihubungi detikcom.
Dana juga menyebut sebagian warga memilih mengungsi ke rumah kerabat demi menghindari risiko banjir yang semakin tinggi.
“Yang depan rumah kami ngungsi ke rumah saudaranya di Cinere,” ujarnya.
Cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan masih menjadi perhatian sejumlah daerah di Jabodetabek dalam beberapa waktu terakhir. Warga diminta tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama di wilayah rawan genangan dan bantaran sungai.
Pemerintah daerah bersama petugas gabungan terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak guna memastikan kondisi warga tetap aman serta mempercepat proses penanganan banjir.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp


