Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Balita Di Pontianak Diperkosa Hingga Sifilis, Ayah Korban Anggap Ada Kejanggalan Dalam Penangkapan

Ilustrasi, Foto: iStock/fizkes

Newestindonesia.co.id, Polda Kalbar menangkap AR atas tuduhan pemerkosaan keponakannya yang masih balita, hingga korban terjangkit penyakit menular sifilis. Ayah korban, AO menganggap ada kejanggalan dalam penangkapan AR yang tak lain adalah abang tirinya.

“Saya minta keadilan untuk anak dan abang saya. Karena abang saya tidak bersalah. Anak saya (korban) mengakui bahwa pelaku sebenarnya adalah C. Saya juga akan minta pertolongan ke Pak Presiden Prabowo,” kata AO kepada wartawan, Senin (4/8/2025), Dikutip melalui detikKalimantan.

AO menganggap ada kejanggalan dalam penangkapan itu. Ia meminta AR segera dibebaskan. Ia meyakini AR bukan pelaku yang memerkosa anaknya.

“Anak saya berulang kali mengakui dan menyebut nama C sebagai pelakunya. Bahkan sampai ditunjuknya wajah C saat itu. Anak saya bilang dia tahu rumah C, karena nenek biasanya menumpang cuci di sana. Anak saya bilang pernah dibelikan es krim oleh C. Dia dicium oleh C,” jelas AO.

Advertisement. Scroll to continue reading.

C merupakan sepupu dari DK, ibu korban. Sedangkan AR adalah abang tiri dari ayah korban. Selama ini, korban diasuh oleh neneknya, ibu dari DK. Sedangkan DK dan AO sudah berpisah.

Kasus ini awalnya ditangani Polresta Pontianak. Kasus ini resmi ditingkatkan menjadi Laporan Polisi (LP) pada 18 September 2024 setelah nenek korban membuat pengaduan. Dalam prosesnya, penyidik kesulitan mengungkap kasus ini.

Ibu korban, DK yang saat ini masih menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia merasa kecewa karena lambannya penanganan kasus. DK pun membuat surat terbuka yang ditujukan ke Presiden RI Prabowo Subianto atas keluhannya.

Setelah viral, Polresta Pontianak akhirnya membuka suara dan memberi alasan kenapa belum ada penetapan tersangka, padahal kasus sudah berproses hampir setahun. Penyidik menyimpulkan ada dua terduga pelaku yakni DFA alias C dan AR. Meski begitu, penyidik tidak bisa menetapkan tersangka karena korban mengubah keterangannya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Karena itu, kasus tersebut diserahkan ke Subdit Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalbar. Tak lama setelah mengambil alih kasus, anggota Ditreskrimum Polda Kalbar menangkap AR di kawasan Terminal Batu Layang, Pontianak Utara, Jumat (1/8/2025).

Baca juga:  Pembagian Pahpahan DTW Jatiluwih 2021-2024 Rp16,4 Miliar Lebih, 45% Masuk Ke PAD Tabanan

SN, istri AR menganggap ada kejanggalan dalam penangkapan terhadap suaminya. Ia meminta kepolisian membebaskan suaminya karena meyakini bahwa bukan dialah pelaku sebenarnya.

“Suami saya difitnah dan dizalimi. Saya yakin seyakin-yakinnya suami saya tidak bersalah. Suami saya sayang dengan keluarga, sama anak dan keponakannya (korban). Tidak mungkin dia melakukan itu,” kata SN.

Pihak keluarga juga menduga ada manipulasi bukti dari pelapor dan menyerukan penyelidikan objektif. Bahkan, SN meminta bantuan Presiden Prabowo agar kasus ini bisa ditangani secara adil dan transparan. Salah satunya dengan menyertakan hasil lie detector dan psikolog.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Saya meminta tolong kepada Pak Presiden Prabowo agar suami saya mendapat keadilan dan kepada para petinggi kepolisian, saya mohon lepaskan suami saya yang tidak bersalah. Saya minta keadilan, minta tolong. Suami saya tidak bersalah. Saya khawatir suami saya diapa-apakan di sana. Saya minta lindungi suami saya,” harapnya.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Bayu Suseno saat dikonfirmasi mengatakan semuanya akan dijelaskan dalam konferensi pers.

“Nanti akan dijelaskan penyidik saat konferensi pers,” singkatnya saat dihubungi detikKalimantan, Senin (4/8/2025).

Editor: DAW

Advertisement. Scroll to continue reading.

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Masyarakat Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, tengah dihebohkan dengan beredarnya sebuah video berdurasi 19 detik yang diduga bermuatan pornografi dan viral di media sosial....

Regional

Newestindonesia.co.id, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali menangkap seorang pria yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap wisatawan asing asal China di kawasan Canggu,...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengungkap modus pelaku pemerkosaan terhadap seorang turis asal China berinisial RF di kawasan Uluwatu, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Kabupaten...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengungkap dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap seorang turis asal Australia di sebuah tempat hiburan malam di wilayah Seminyak,...

Regional

Newestindonesia.co.id, Dugaan pelanggaran serius kembali mencoreng institusi pemasyarakatan. Seorang oknum sipir di Lapas Bollangi, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, berinisial APK (29), diduga menghamili seorang...

Regional

Newestindonesia.co.id, Bareskrim Polri menangkap A Hamid alias Boy yang merupakan bagian dari jaringan bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin. Setelah diamankan, Boy dibawa...

Regional

Newestindonesia.co.id, Tabir gelap yang menyelimuti kehidupan seorang mahasiswi berinisial KD (20) di Kota Mojokerto, Jawa Timur akhirnya terungkap. Selama satu dekade, warga Kecamatan Magersari...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus dugaan kekerasan seksual di lingkungan pondok pesantren kembali mencuat. Seorang pimpinan pondok pesantren di Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat...

Advertisement