Newestindonesia.co.id, Seorang atasan yang dilaporkan oleh bawahannya terkait dugaan kekerasan seksual di wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat, membantah keras tuduhan tersebut. Bantahan disampaikan melalui kuasa hukumnya yang menilai laporan tersebut tidak sesuai dengan fakta.
Kuasa hukum terlapor, RL Liston Marpaung, menyatakan kliennya tidak berada di lokasi kejadian saat peristiwa yang dilaporkan terjadi.
Menurut Liston, peristiwa yang dilaporkan oleh korban berinisial RIS disebut terjadi pada 30 Oktober 2022. Namun, ia menegaskan bahwa pada tanggal tersebut kliennya berada di lokasi lain.
“Beliau ada di Depok mengikuti atau menghadiri acara ulang tahun keponakannya dari jam 14.00 sampai sore, sekitar jam 15.00 sampai 16.00. Klien kami tidak ada berjalan ke kantor pusat Bapera ataupun ke Tanah Abang pada tanggal 30 Oktober tersebut,” ujar RL Liston Marpaung kepada wartawan, Sabtu (4/4/2026) dikutip melalui detikNews.
Selain itu, pihak kuasa hukum juga menyoroti kondisi kantor yang disebut sebagai tempat kejadian perkara (TKP). Disebutkan bahwa tanggal kejadian jatuh pada hari Minggu, sehingga kantor dalam kondisi tutup.
Liston mempertanyakan bagaimana dugaan peristiwa tersebut bisa terjadi di lokasi yang tidak beroperasi pada hari tersebut.
Tak hanya itu, ia juga menyinggung kesaksian salah satu saksi berinisial FAR yang dinilai tidak berada di tempat kejadian saat peristiwa dilaporkan.
“Saksi ini pun tidak ada di lokasi, di tempat. Adanya di Riau,” ucapnya.
Alasan Tidak Hadiri Panggilan Polisi
Dalam kesempatan yang sama, kuasa hukum juga menjelaskan alasan kliennya belum memenuhi panggilan pihak kepolisian. Pihaknya menyebut masih menyiapkan sejumlah hal terkait proses hukum yang berjalan.
Kasus ini sendiri bermula dari laporan seorang perempuan berinisial RIS yang mengaku menjadi korban dugaan kekerasan seksual oleh atasannya. Laporan tersebut kini tengah diproses oleh pihak berwenang.
Proses Hukum Berjalan
Hingga saat ini, kasus masih dalam tahap penyelidikan. Kedua belah pihak telah menyampaikan versi masing-masing, sementara kepolisian akan mendalami keterangan serta bukti yang ada untuk menentukan langkah selanjutnya.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login