Newestindonesia.co.id, Video yang menampilkan fasilitas simulator berkuda milik Kepolisian Republik Indonesia (Polri) viral di media sosial dan memicu berbagai komentar publik. Dalam video tersebut terlihat sebuah ruangan latihan yang dilengkapi simulator berkuda dengan teknologi layar dan replika kuda.
Menanggapi viralnya video tersebut, Mabes Polri memberikan penjelasan terkait fungsi fasilitas tersebut serta asal-usul pengadaannya.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Jhonny Edison Isir menyatakan bahwa simulator berkuda tersebut bukanlah pengadaan baru, melainkan fasilitas lama yang dibeli melalui anggaran pinjaman luar negeri pada tahun 2016.
“Simulasi berkuda adalah anggaran Pinjaman Luar Negeri (PLN) tahun anggaran 2016,” kata Jhonny kepada wartawan, Selasa (10/3/2026) dikutip melalui Liputan6.
Menurutnya, fasilitas tersebut digunakan untuk menunjang pelatihan bagi anggota kepolisian yang bertugas di satuan polisi berkuda.
Digunakan untuk Latihan Dasar Berkuda
Video yang beredar memperlihatkan ruang simulator milik Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri. Dalam video tersebut, seorang perwira menjelaskan berbagai fungsi perangkat latihan tersebut.
Kasubdit Pelacakan dan Penangkalan Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Kombes Gatot Aris Purbaya mengatakan bahwa simulator digunakan untuk melatih anggota sebelum benar-benar menunggang kuda asli.
“Layarnya sangat lengkap. Jadi kalau naik ini dijamin, ini untuk pertandingan segala macam,” kata Gatot dalam video tersebut.
Ia menjelaskan, setiap anggota yang akan bertugas di satuan polisi berkuda harus menguasai teknik dasar berkuda terlebih dahulu melalui simulator.
Latihan ini penting agar personel memiliki keterampilan dasar, keseimbangan, serta teknik mengendalikan kuda sebelum berlatih langsung dengan hewan sebenarnya.
Selain simulator digital, ruangan tersebut juga dilengkapi replika kuda yang dibuat menyerupai kuda asli untuk menunjang proses pelatihan anggota.
Harga Rp1 Miliar per Unit
Kadiv Humas Polri juga mengungkapkan bahwa fasilitas simulator tersebut memiliki nilai yang cukup tinggi.
Menurut Jhonny, terdapat empat unit simulator berkuda yang digunakan untuk berbagai jenis latihan, mulai dari teknik menunggang dasar hingga latihan kompetisi.
“Harganya Rp 1 miliar,” ujar Jhonny.
Simulator tersebut dirancang untuk melatih berbagai keterampilan berkuda seperti latihan dasar menunggang, latihan lompat rintangan, hingga simulasi balap.
Mendukung Tugas Polisi Berkuda
Satuan polisi berkuda sendiri memiliki berbagai fungsi operasional di lingkungan Polri. Kuda-kuda tersebut digunakan dalam berbagai kegiatan seperti patroli, pengamanan kegiatan besar, hingga pengawalan tamu negara.
Menurut Gatot, setiap kuda di satuan polisi berkuda memiliki peran dan fungsi yang berbeda sesuai kebutuhan operasi di lapangan.
Beberapa di antaranya digunakan untuk kegiatan protokoler, sementara lainnya digunakan untuk mendukung pengamanan massa atau patroli di area tertentu.
Dengan adanya simulator tersebut, anggota kepolisian dapat berlatih secara lebih aman dan terstruktur sebelum bertugas menggunakan kuda asli.
Video fasilitas tersebut sebelumnya viral di media sosial setelah diunggah di platform Instagram, sehingga memunculkan berbagai pertanyaan publik mengenai fungsi serta biaya pengadaannya.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login