Newestindonesia.co.id – Jakarta, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani menerima kunjungan kehormatan dari Ketua Majelis Nasional Republik Korea, Woo Won-Shik, di Gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026). Pertemuan bilateral ini membahas sejumlah isu strategis, termasuk fokus utama perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Korea Selatan.
Rombongan Woo Won-Shik tiba sekitar pukul 11.00 WIB, disambut langsung oleh Puan dan jajaran pimpinan DPR. Turut mendampingi dalam pertemuan itu Wakil Ketua Komisi XI DPR Dolfie Othniel Frederic Palit, Wakil Ketua Komisi IX Charles Honoris, anggota Komisi XII DPR Shanty Alda Nathalia, serta sejumlah anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR seperti Gilang Dhielafararez, Stevano Rizki Adranacus, dan Pinka Hapsari.
Suasana dialog digambarkan hangat dan penuh kekeluargaan, menandai hubungan kerja sama antar parlemen yang terus berkembang sejak pertemuan terakhir kedua tokoh pada Forum Konsultasi Ketua Parlemen MIKTA di Seoul.
Fokus Perlindungan PMI
Dalam keterangan tertulis, Puan Maharani menyampaikan apresiasi atas kesempatan kerja yang diberikan Korea Selatan kepada puluhan ribu PMI di berbagai sektor. Ia menegaskan perlindungan pekerja migran Indonesia menjadi prioritas legislatif dan pemerintah.
“Atas nama Indonesia, kami mengucapkan terima kasih kepada Republik Korea yang telah membuka peluang kerja bagi puluhan ribu pekerja migran Indonesia di berbagai sektor,” ujar Puan.
Puan menjelaskan bahwa upaya perlindungan mencakup berbagai aspek, antara lain:
- Peningkatan pelatihan pra-keberangkatan,
- Pengawasan ketat terhadap kondisi kerja di lapangan,
- Penegakan hukum apabila terjadi pelanggaran hak pekerja.
“Kami mengapresiasi langkah-langkah Korea Selatan dalam memperbaiki regulasi ketenagakerjaan bagi pekerja asing dan kerja sama yang erat dengan perwakilan Indonesia di Seoul untuk memastikan setiap pekerja migran Indonesia di Korea dapat bekerja dengan aman, bermartabat, dan mendapat hak-haknya secara penuh,” tegasnya.
Penguatan Kemitraan Strategis RI–Korsel
Selain isu PMI, pertemuan ini juga menegaskan kedudukan Indonesia dan Korea Selatan sebagai mitra strategis khusus yang telah terjalin selama lebih dari 53 tahun.
Puan menekankan bahwa hubungan bilateral tidak hanya didasarkan pada kepentingan pragmatis, tetapi juga nilai-nilai bersama seperti demokrasi, penghormatan terhadap hukum dan HAM, serta komitmen pada kerja sama multilateral yang adil.




You must be logged in to post a comment Login