Newestindonesia.co.id – Tapsel, Sebanyak 252 unit hunian sementara dibangun untuk masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Pembangunan hunian ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana agar warga yang kehilangan tempat tinggal dapat kembali hidup lebih layak.
Pembangunan hunian tersebut dilakukan oleh PT Nindya Karya bersama pemerintah melalui program kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Kawasan hunian ini dibangun di atas lahan seluas 14.369,03 meter persegi dan terdiri dari 21 blok hunian.
Selain menyediakan tempat tinggal sementara bagi warga terdampak bencana, kawasan ini juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang guna menunjang kehidupan sehari-hari para penghuni.
Fasilitas tersebut antara lain dapur bersama, area cuci, musala, gedung serbaguna, lapangan futsal, ruang komunal, taman bermain anak, pos jaga, area hijau, hingga area parkir. Tak hanya itu, kawasan hunian juga dilengkapi sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) berkapasitas 5 meter kubik untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Untuk kebutuhan dasar, pemerintah juga menyiapkan sistem penyediaan air bersih melalui sumur bor dan tandon air yang dilengkapi pompa, sementara pasokan listrik disuplai oleh PLN dengan daya 900 watt untuk setiap unit hunian.
Pemerintah Tambah Sumur Bor
Guna memastikan ketersediaan air bersih bagi seluruh penghuni, Kementerian Pekerjaan Umum bekerja sama dengan PT Nindya Karya menambah lima titik sumur bor tambahan di kawasan hunian tersebut.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan sumur tambahan tersebut ditargetkan selesai dalam waktu dekat agar seluruh warga dapat segera menempati hunian sementara tersebut.
“Kami targetkan dalam beberapa hari ke depan sumur tambahan selesai sehingga seluruh warga yang berhak bisa segera menempati hunian sementara ini,” ujar Dody dalam keterangan tertulis, Selasa (10/3/2026).
Apresiasi Pemerintah Daerah
Sementara itu, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dan berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan hunian sementara bagi masyarakat terdampak bencana.
Menurutnya, percepatan pembangunan hunian ini menjadi langkah penting dalam membantu pemulihan masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.
PT Nindya Karya juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah dalam penanganan pascabencana dengan memastikan proses konstruksi berjalan optimal, tepat waktu, serta memenuhi standar keselamatan dan kesehatan kerja.
Pembangunan hunian sementara ini diharapkan dapat menjadi solusi sementara yang layak bagi warga terdampak bencana hingga proses relokasi atau pembangunan hunian permanen dapat direalisasikan.
Sebagai informasi, bencana banjir dan tanah longsor sebelumnya menyebabkan kerusakan besar di sejumlah wilayah Tapanuli Selatan, termasuk ribuan rumah warga yang terdampak serta ribuan keluarga harus mengungsi.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login