Newestindonesia.co.id – Jakarta, Pemerintah mempercepat penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera. Langkah ini dilakukan melalui mekanisme bertahap tanpa harus menunggu seluruh proses pendataan selesai.
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan bahwa bantuan akan segera dicairkan bagi warga yang datanya telah tersedia.
“Tidak perlu menunggu sampai tuntas datanya, tapi yang sudah ada serahkan, kita bayar. Istilahnya menggunakan mekanisme bertahap, bergelombang,” ujar Tito dalam keterangan tertulis, Rabu (25/3/2026).
Menurutnya, percepatan ini penting mengingat jumlah penerima bantuan cukup besar dan tersebar di berbagai daerah terdampak.
Rincian Bantuan Perbaikan Rumah
Pemerintah telah menetapkan skema bantuan untuk perbaikan rumah warga berdasarkan tingkat kerusakan, yakni:
- Rp15 juta untuk kerusakan ringan
- Rp30 juta untuk kerusakan sedang
- Rp60 juta untuk kerusakan berat
Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan tambahan guna mendukung pemulihan kehidupan masyarakat.
Bantuan Tambahan untuk Penyintas
Tak hanya bantuan hunian, pemerintah turut menyalurkan sejumlah bantuan lain, antara lain:
- Rp3 juta untuk perabot rumah tangga
- Rp5 juta bantuan stimulan ekonomi
- Jaminan hidup (jadup) berupa Rp15.000 per orang per hari selama tiga bulan
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus memulihkan aktivitas ekonomi pascabencana.
Daerah Diminta Segera Ajukan Data
Tito juga menyoroti masih adanya daerah yang belum mengajukan data penerima bantuan. Ia meminta pemerintah daerah agar tidak menunda proses pengajuan.
“Data yang sudah tersedia diminta segera diajukan agar bantuan bisa langsung disalurkan secara bertahap,” tegasnya.
Ia menambahkan, percepatan pengajuan data menjadi kunci agar proses administrasi dan pencairan dana tidak terhambat.
Saat ini, pemerintah pusat terus mendorong daerah-daerah tersebut untuk segera melengkapi dan menyerahkan data warga terdampak.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login