Newestindonesia.co.id, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi khusus terhadap kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Kepolisian memastikan perkara tersebut akan ditangani secara serius hingga pelaku berhasil diungkap.
Atensi khusus itu disampaikan oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir di Mabes Polri, Jakarta Selatan. Menurutnya, pimpinan Polri telah memberikan perhatian khusus terhadap proses penanganan kasus tersebut.
“Bapak Kapolri selaku pimpinan Polri telah memberikan atensi khusus terhadap penanganan dan pengungkapan kasus ini,” kata Isir.
Ia menjelaskan bahwa penyelidikan saat ini ditangani oleh Satreskrim Polres Jakarta Pusat. Meski demikian, proses penanganan kasus juga mendapat dukungan dari Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri untuk mempercepat pengungkapan pelaku.
“Penanganan yang ada di Satreskrim Polres Jakarta Pusat dilakukan backup, baik oleh Polda Metro Jaya maupun Bareskrim Mabes Polri,” ujarnya.
Polri menegaskan proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan berbasis pendekatan ilmiah atau crime science investigation. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap bukti yang ditemukan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Isir mengatakan pihak kepolisian juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang mengetahui kejadian tersebut.
“Saksi yang di-interview adalah yang bersama-sama dengan pihak korban, yang menolong korban,” tuturnya.
Selain itu, Polri menyampaikan keprihatinan atas peristiwa yang dialami korban dan berharap Andrie Yunus dapat segera pulih dari luka yang dialaminya.
“Kami turut prihatin dan mendoakan semoga saksi korban atas nama AY bisa mendapat perawatan dan pulih kembali,” ucap Isir.
Polri juga mengajak masyarakat yang mengetahui rangkaian peristiwa tersebut untuk memberikan informasi kepada penyidik guna membantu proses penyelidikan.
“Kami pastikan masyarakat yang memberikan informasi akan mendapatkan perlindungan,” ujar Isir.
Ia menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen untuk mengungkap kasus tersebut secara terang benderang dan menangkap para pelaku yang terlibat.
“Polri akan serius dan bersungguh-sungguh untuk membuat terang benderang mengungkap dan menangkap pelakunya, siapa pun dia,” tegasnya.
Dua Saksi Telah Diperiksa
Sementara itu, Polda Metro Jaya memastikan proses penyelidikan terus berjalan. Hingga saat ini, polisi telah memeriksa dua orang saksi yang diduga mengetahui kejadian tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan kedua saksi tersebut merupakan warga sekitar lokasi kejadian.
“Saksi yang sudah periksa dua orang. (Dua orang itu) warga sekitar yang melihat dan mengetahui kejadian tersebut,” ujar Budi.
Ia juga menyampaikan kondisi korban saat ini masih dalam perawatan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka bakar pada sekitar 24 persen bagian tubuhnya.
“Kondisi korban masih dalam perawatan, didiagnosis mengalami luka bakar 24 persen,” katanya.
Kronologi Penyiraman Air Keras
Peristiwa penyiraman air keras tersebut terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026 sekitar pukul 23.30 WIB di kawasan Jalan Salemba, Jakarta Pusat. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menelusuri identitas pelaku.
Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, pelaku diduga berjumlah dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor. Keduanya sempat melintas di lokasi sebelum memutar arah dan berpapasan dengan korban.
Saat korban melintas dengan sepeda motor, pelaku kemudian menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah tubuh korban. Korban yang merasakan panas seketika menghentikan kendaraan dan berteriak meminta pertolongan.
Teriakan korban menarik perhatian warga sekitar yang kemudian mendatangi lokasi dan memberikan pertolongan sebelum korban dibawa untuk mendapatkan perawatan medis.
Kasus ini kini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian guna mengungkap pelaku dan motif di balik aksi penyiraman air keras tersebut.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login