Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Internasional

Zelensky Kritik Tekanan AS: Konsesi Hanya Difokuskan Ke Ukraina, Bukan Rusia

14 Februari 2026 Bavaria Munich Volodymyr Zelensky Presiden Ukraina memberikan konferensi pers pada Konferensi Keamanan Munich MSC ke 62 Lebih dari 60 kepala negara dan pemerintahan diperkirakan akan menghadiri pertemuan para ahli kebijakan keamanan terpenting di dunia lebih banyak dari sebelumnya Foto Kay Nietfelddpa Foto oleh Kay Nietfeldpicture alliance via Getty Images
14 Februari 2026, Bavaria, Munich: Volodymyr Zelensky, Presiden Ukraina, memberikan konferensi pers pada Konferensi Keamanan Munich (MSC) ke-62. Lebih dari 60 kepala negara dan pemerintahan diperkirakan akan menghadiri pertemuan para ahli kebijakan keamanan terpenting di dunia, lebih banyak dari sebelumnya. Foto: Kay Nietfeld/dpa (Foto oleh Kay Nietfeld/picture alliance via Getty Images)

Newestindonesia.co.id, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kembali menyuarakan kekhawatirannya soal jalannya proses perdamaian yang dimediasi Amerika Serikat (AS) dengan Rusia, menjelang pertemuan trilateral di Jenewa, Swiss pekan ini. Pernyataan ini disampaikan Zelensky dalam konferensi tertutup di Konferensi Keamanan Munich, Sabtu (14/2/2026).

Zelensky mengungkapkan bahwa negaranya terlalu sering diminta untuk membuat konsesi di meja perundingan — sementara, menurutnya, tekanan terhadap Rusia terkesan jauh lebih sedikit.

“Amerika sering kembali ke topik konsesi, dan terlalu sering konsesi tersebut hanya dibahas dalam konteks Ukraina, bukan Rusia,” kata Zelensky dikutip melalui Al Jazeera.

Presiden Ukraina juga menyoroti peran Eropa yang menurutnya masih minim dalam pembicaraan damai. Zelensky meminta negara-negara Eropa untuk ikut “duduk di meja perundingan” supaya pembicaraan lebih seimbang dan substansial.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Jaminan Keamanan sebagai Syarat Perdamaian

Dalam pidatonya, Zelensky menegaskan bahwa perdamaian hanya bisa dibangun di atas jaminan keamanan yang jelas. Saat ini, AS disebut telah menawarkan jaminan keamanan Ukraina selama 15 tahun setelah perang berakhir — namun Kyiv menginginkan periode setidaknya 20 tahun, atau lebih lama lagi.

“Kami terus kembali ke satu poin sederhana: perdamaian hanya dapat dibangun di atas jaminan keamanan yang jelas,” ujar Zelensky menegaskan kepada wartawan.

Isu Donetsk dan Kepemimpinan Delegasi Rusia

Salah satu isu utama yang menghambat jalannya negosiasi adalah tuntutan Rusia agar Ukraina menarik pasukannya dari wilayah Donetsk yang masih dikuasai Kyiv. Ukraina menolak penarikan sepihak tersebut dan menuntut jaminan keamanan kuat sebagai imbalan.

Selain itu, Zelensky mengaku terkejut dengan keputusan Moskow mengganti kepala delegasi perundingannya di Jenewa — menyebut langkah itu sebagai indikasi bahwa Rusia mencoba menunda kesepakatan yang serius.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tekanan AS dan Harapan Pada Trump

Dalam pernyataannya, Zelensky mengakui ia merasakan tekanan dari Presiden AS Donald Trump, yang mendesaknya untuk tidak melewatkan “kesempatan” bermedan damai dan bertindak cepat. Namun Zelensky menegaskan bahwa perdamaian yang justru hanya menekan Ukraina adalah jalan yang keliru.

Baca juga:  Serangan Drone Rusia Di Odesa Tewaskan 3 Orang Dan Lukai Puluhan, Zelensky Kutuk Serangan

Zelensky juga berharap Trump menggunakan pengaruhnya untuk menekan Rusia menghentikan perang, termasuk melalui tekanan politik dan sanksi yang lebih kuat terhadap Moskow.

Konteks Perang yang Masih Berlalu

Perkembangan ini terjadi di tengah berlanjutnya tekanan militer Rusia, di mana Ukraina melaporkan serangan drone dan rudal yang terus datang serta kebutuhan bantuan militer dan energi dari sekutu-sekutu Eropa.

Dalam forum keamanan global baru-baru ini, Zelensky juga menyampaikan bahwa tanpa adanya gambaran jelas tentang keamanan pascaperang, konflik bisa kembali berkobar lagi di masa depan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Internasional

Newestindonesia.co.id, Gencatan senjata yang semestinya menjadi masa tenang kembali dilanggar. Dalam rentang waktu 24 jam terakhir, setidaknya sepuluh warga Palestina tewas akibat serangan militer...

Bisnis

Newestindonesia.co.id, Mark Zuckerberg, CEO dan salah satu pendiri Meta Platforms Inc., menjadi miliarder terbaru yang memilih meninggalkan California menuju Florida di tengah wacana pengenaan...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, mengkritik peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam penyelesaian konflik global, termasuk perang berkepanjangan di Gaza, Palestina. Pernyataan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengeluarkan permintaan maaf publik setelah pernyataannya yang menyebut penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Pemerintah Inggris resmi mengumumkan pengerahan carrier strike group atau kelompok serang kapal induk ke Atlantik Utara dan wilayah Kutub Utara tahun ini sebagai...

Regional

Newestindonesia.co.id, Tiga gerai perhiasan mewah asal Amerika Serikat, Tiffany & Co., disegel oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kantor Wilayah Jakarta pada Rabu...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Ketegangan di Semenanjung Korea kembali memuncak setelah Korea Utara (Korut) secara terbuka mengancam akan memberikan “respons yang mengerikan” jika melihat drone lagi melintasi...

Regional

Newestindonesia.co.id – Sumut, Anggota DPR RI, Ir. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, mendatangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di Jakarta Pusat pada Jumat (13/2/2026)...

Advertisement