Protes Iran Mematikan: Angka Kematian Tembus 5.000, Termasuk Petugas Keamanan
Mobil-mobil terbakar di jalanan selama protes atas anjloknya nilai mata uang, di Teheran, Iran, 8 Januari 2026. Stringer/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS/ Foto Arsip
Pimpinan tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengakui bahwa “ribuan orang” tewas dan menuduh dukungan luar negeri terhadap demonstran, sambil mengecam mantan Presiden AS Donald Trump atas keterlibatan politiknya dalam krisis ini.
Dalam perkembangan yang memicu kecemasan internasional, peradilan Iran juga mengisyaratkan kemungkinan eksekusi terhadap individu yang dianggap melakukan tindakan “mohareb” — istilah hukum Islam yang berarti musuh Tuhan, yang dapat dihukum mati di bawah hukum Iran.
Kelompok hak asasi internasional yang berbasis di AS, Human Rights Activists News Agency (HRANA), melaporkan bahwa angka kematian yang mereka verifikasi secara independen mencapai lebih dari 3.300 jiwa, dengan ribuan lainnya masih dalam proses verifikasi.