Newestindonesia.co.id, Seorang pejabat Iran mengatakan bahwa jumlah korban tewas yang telah terverifikasi dari protes nasional di Iran telah mencapai setidaknya 5.000 orang, termasuk sekitar 500 petugas keamanan.
Pernyataan ini disampaikan pada Minggu (18 Januari 2026) dan merupakan angka resmi yang dikonfirmasi oleh otoritas setempat.
Dilansir melalui Reuters, Protes besar-besaran bermula pada 28 Desember 2025, dipicu oleh kondisi ekonomi yang memburuk, sebelum berkembang menjadi demonstrasi luas menentang pemerintahan yang telah berlangsung di berbagai kota besar di seluruh negeri. Demonstrasi ini kini dianggap sebagai kerusuhan paling mematikan sejak Revolusi Islam 1979.
Pejabat Iran menuduh apa yang mereka sebut sebagai “teroris dan perusuh bersenjata”, termasuk kelompok yang diduga didukung oleh negara asing, bertanggung jawab atas kekerasan yang menyebabkan banyak korban sipil dan keamanan.




You must be logged in to post a comment Login