Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Internasional

Ketegangan Memuncak, AS Siap Tinjau Hubungan NATO Usai Konflik Iran

BRUSSELS BELGIA   3 April 2025 Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio berbicara dalam konferensi pers bersama dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte selama pertemuan Menteri Luar Negeri NATO di Markas Besar NATO di Brussels Belgia Para Menteri Luar Negeri NATO berkumpul di Brussels untuk KTT dua hari guna membahas prioritas keamanan termasuk investasi pertahanan dan solusi untuk mencapai perdamaian abadi bagi perang Rusia di Ukraina KTT ini berlangsung di tengah ketegangan baru antara AS dan sekutu NATO terkait kebijakan Presiden AS Donald Trump termasuk serangkaian tarif baru yang diumumkan pada hari Rabu Foto oleh Omar HavanaGetty Images
BRUSSELS, BELGIA - 3 April 2025: Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio berbicara dalam konferensi pers bersama dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte selama pertemuan Menteri Luar Negeri NATO di Markas Besar NATO di Brussels, Belgia. Para Menteri Luar Negeri NATO berkumpul di Brussels untuk KTT dua hari guna membahas prioritas keamanan, termasuk investasi pertahanan dan solusi untuk mencapai perdamaian abadi bagi perang Rusia di Ukraina. KTT ini berlangsung di tengah ketegangan baru antara AS dan sekutu NATO terkait kebijakan Presiden AS Donald Trump, termasuk serangkaian tarif baru yang diumumkan pada hari Rabu. (Foto oleh Omar Havana/Getty Images)

Newestindonesia.co.id, Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan akan meninjau kembali hubungan dengan aliansi militer NATO setelah konflik dengan Iran berakhir. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio di tengah meningkatnya ketegangan dengan sejumlah sekutu Eropa.

Rubio menegaskan bahwa evaluasi terhadap NATO menjadi langkah yang tidak terhindarkan, terutama setelah muncul hambatan dalam kerja sama militer selama konflik berlangsung.

“Saya pikir tidak diragukan lagi, sayangnya, setelah konflik ini berakhir, kita harus meninjau kembali hubungan itu. Kita harus meninjau kembali nilai NATO dalam aliansi itu untuk negara kita,” kata Rubio kepada pembawa acara Sean Hannity di Fox News, dilansir AFP, Rabu (1/4/2026).

Menurut Rubio, keputusan akhir mengenai arah hubungan AS dengan NATO tetap berada di tangan Presiden Donald Trump.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kekecewaan AS terhadap Sekutu NATO

Pernyataan tersebut muncul setelah sejumlah negara anggota NATO di Eropa disebut membatasi dukungan terhadap operasi militer AS dalam perang melawan Iran.

Rubio mengungkapkan bahwa selama ini ia termasuk salah satu pendukung kuat NATO, terutama karena manfaat strategis yang dimiliki aliansi tersebut.

Ia menyebut dirinya pernah menjadi “salah satu pembela NATO terkuat” saat masih di Senat AS karena melihat “nilai yang besar” dalam aliansi itu.

Namun, kondisi di lapangan saat ini dinilai berbeda. Menurutnya, keberadaan pangkalan militer di Eropa yang sebelumnya menjadi keunggulan NATO kini justru tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh AS.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Jika sekarang kita telah mencapai titik di mana aliansi NATO berarti kita tidak dapat menggunakan pangkalan-pangkalan itu, bahwa pada kenyataannya kita tidak lagi dapat menggunakan pangkalan-pangkalan itu untuk membela kepentingan Amerika, maka NATO adalah jalan satu arah,” tegas Rubio.

Baca juga:  India Catat Lonjakan Kasus Covid-19 Capai 4.302 Dan 7 Kematian Baru

Penolakan Italia dan Spanyol Picu Ketegangan

Ketegangan semakin meningkat setelah beberapa negara Eropa mengambil sikap yang dinilai menghambat operasi militer AS.

Italia dilaporkan menolak izin pendaratan pesawat pengebom AS yang hendak menuju Timur Tengah, sementara Spanyol menutup wilayah udaranya bagi pesawat militer AS yang menjalankan misi terkait Iran.

Rubio menyoroti sikap tersebut sebagai bentuk ketidakseimbangan dalam aliansi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Ketika kita membutuhkan mereka untuk mengizinkan kita menggunakan pangkalan militer mereka, jawaban mereka adalah ‘Tidak?’ Lalu mengapa kita berada di NATO? Anda harus mengajukan pertanyaan itu,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak meminta sekutu NATO untuk ikut melakukan serangan udara, melainkan hanya memberikan dukungan logistik berupa akses fasilitas militer.

Bayang-bayang Sikap Trump terhadap NATO

Pernyataan Rubio juga sejalan dengan sikap Presiden Donald Trump yang sejak lama mengkritik NATO. Trump kerap menilai bahwa sekutu-sekutu AS tidak memberikan kontribusi yang seimbang dalam aliansi tersebut.

Dalam perkembangan sebelumnya, Trump bahkan memperingatkan bahwa masa depan NATO bisa “sangat buruk” jika negara-negara anggotanya tidak mendukung kepentingan strategis AS, termasuk dalam konflik di Timur Tengah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Selain itu, Trump juga mengisyaratkan bahwa keterlibatan AS dalam perang Iran tidak akan berlangsung lama dan bisa berakhir dalam waktu dekat.

Perang Iran Jadi Titik Balik Hubungan Transatlantik

Konflik antara AS dan Iran kini tidak hanya berdampak pada stabilitas kawasan Timur Tengah, tetapi juga memicu dinamika baru dalam hubungan transatlantik antara Amerika Serikat dan negara-negara Eropa.

Sikap sebagian negara NATO yang memilih membatasi dukungan militer menunjukkan adanya perbedaan kepentingan yang semakin terlihat jelas.

Baca juga:  Bandara Amerika Kekurangan Petugas Keamanan, Antrean Mengular Di Banyak Kota

Evaluasi hubungan NATO oleh AS diperkirakan akan menjadi salah satu isu geopolitik penting setelah perang Iran berakhir, sekaligus berpotensi mengubah arah kerja sama keamanan global ke depan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Internasional

Newestindonesia.co.id, Pusat Pengendalian Penyakit Taiwan (CDC) melaporkan kasus pertama varian baru COVID-19 subvarian BA.3.2 yang terdeteksi di wilayah tersebut. Kasus ini ditemukan pada seorang...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Kabar duka datang dari misi perdamaian dunia. Seorang prajurit TNI, Kapten Infanteri (Inf) Zulmi Aditya Iskandar, dilaporkan gugur saat menjalankan tugas di Lebanon...

Bisnis

Newestindonesia.co.id, Negara-negara Asia kini berlomba mendapatkan pasokan minyak mentah Rusia di tengah krisis energi global yang dipicu perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan ancaman keras kepada Iran di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah. Trump menyatakan akan menghancurkan...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Sebuah kasus pencurian besar menggemparkan industri makanan global setelah sekitar 12 ton cokelat KitKat dilaporkan hilang saat dalam perjalanan dari Italia menuju Polandia....

Internasional

Newestindonesia.co.id, Situasi keamanan di Lebanon selatan kembali memanas setelah sebuah insiden ledakan proyektil menewaskan satu anggota pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan melukai...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Iran berencana mengenakan biaya bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik kawasan Timur Tengah. Langkah ini muncul saat Iran...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Varian baru COVID-19 yang dijuluki “Cicada” (BA.3.2) mulai terdeteksi di berbagai wilayah Amerika Serikat dan menjadi perhatian otoritas kesehatan global. Berdasarkan laporan USA...

Advertisement