Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Internasional

Disorot Dunia, Netanyahu Bantah Rendahkan Yesus Kristus Usai Bandingkan Dengan Genghis Khan

PM Israel Benjamin Netanyahu (dok. REUTERS/Ronen Zvulun/Pool/ File Photo)

Newestindonesia.co.id, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memberikan klarifikasi atas pernyataannya yang sempat menuai kontroversi karena menyinggung Yesus Kristus. Ia menegaskan bahwa ucapannya tidak dimaksudkan untuk merendahkan tokoh suci dalam agama Kristen tersebut.

Klarifikasi itu disampaikan Netanyahu melalui akun media sosial X setelah pernyataannya dalam konferensi pers bersama media asing menjadi sorotan luas.

“Lebih banyak berita palsu tentang sikap saya terhadap umat Kristen, yang dilindungi dan berkembang di Israel. Izinkan saya memperjelas: Saya tidak merendahkan Yesus Kristus dalam konferensi pers saya,” tulis Netanyahu dikutip melalui AFP.

Ia menambahkan bahwa pernyataannya saat itu merujuk pada pandangan sejarawan Amerika Serikat, Will Durant.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Sebaliknya, saya mengutip sejarawan besar Amerika Will Durant. Seorang pengagum Yesus Kristus yang setia,” lanjutnya.

Menurut Netanyahu, kutipan tersebut menekankan bahwa moralitas saja tidak cukup untuk menjamin kelangsungan suatu peradaban.

“Peradaban yang unggul secara moral masih dapat jatuh ke tangan musuh yang kejam jika tidak memiliki kekuatan untuk membela diri. Tidak ada maksud untuk menyinggung,” tegasnya.

Awal Mula Kontroversi

Kontroversi bermula dari pernyataan Netanyahu dalam pertemuan dengan jurnalis asing yang disiarkan pada Kamis (19/3) waktu setempat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam kesempatan itu, ia mengatakan bahwa sejarah menunjukkan kekuatan sering kali mengalahkan nilai moral semata.

“Sejarah membuktikan bahwa, sayangnya dan tidak menyenangkan, Yesus Kristus tidak memiliki keunggulan atas Genghis Khan,” ujarnya.

Ia melanjutkan, “Jika Anda cukup kuat, cukup kejam, cukup berkuasa, kejahatan akan mengalahkan kebaikan. Agresi akan mengalahkan moderasi.”

Pernyataan tersebut langsung memicu kritik, terutama dari kalangan umat Kristen yang menilai perbandingan tersebut tidak pantas.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Gelombang Kritik dan Reaksi Internasional

Sejumlah tokoh agama dan pejabat turut menanggapi pernyataan tersebut. Pendeta Lutheran Palestina, Munther Isaac, menyebut ucapan Netanyahu “menyinggung di berbagai tingkatan”.

Baca juga:  Museum Di Belanda Pamerkan Kondom Berusia Hampir 200 Tahun, Terbuat Dari Usus Buntu Domba

Ia menilai pernyataan itu bukan hanya membandingkan dua tokoh sejarah, tetapi juga menyiratkan bahwa ajaran Yesus dianggap lemah.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi juga melontarkan kritik keras.

Ia menyebut pernyataan Netanyahu sebagai “penghinaan luar biasa” terhadap Yesus Kristus, terutama mengingat pentingnya dukungan umat Kristen dalam dinamika politik global.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Konteks Geopolitik

Pernyataan Netanyahu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, terutama setelah operasi militer gabungan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran sejak akhir Februari 2026.

Dalam pidato tersebut, Netanyahu membela pendekatan militer sebagai langkah yang dianggap perlu untuk menghadapi ancaman keamanan.

Ia menekankan bahwa dalam realitas global, kekuatan menjadi faktor penting dalam mempertahankan keberlangsungan suatu negara.

Penegasan Sikap

Meski menuai kecaman, Netanyahu tetap pada posisinya bahwa ucapannya tidak dimaksudkan untuk menyerang keyakinan agama tertentu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia kembali menegaskan bahwa pernyataannya hanya merupakan refleksi atas dinamika sejarah dan bukan bentuk penghinaan terhadap Yesus Kristus maupun umat Kristen.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Internasional

Newestindonesia.co.id, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan ultimatum keras kepada Iran terkait penutupan Selat Hormuz, jalur vital distribusi energi global. Teheran diberi waktu...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Sebuah serangan drone mengguncang ibu kota Irak setelah markas Badan Intelijen Nasional Irak menjadi sasaran, menewaskan satu anggota kepolisian. Insiden ini menambah kekhawatiran...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Serangan udara Israel yang semakin meluas tidak hanya menyasar target militer, tetapi juga infrastruktur sipil yang terkait dengan kelompok Hezbollah di Lebanon. Salah...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Ketua DPR RI, Puan Maharani, berharap momentum Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah dapat menjadi penguat kebersamaan masyarakat dalam membangun bangsa...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan informasi yang menyebut mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana...

Olahraga

Newestindonesia.co.id, Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) resmi menjatuhkan sanksi kepada Federasi Sepakbola Israel (IFA) setelah adanya aduan dari Federasi Sepakbola Palestina (PFA). Keputusan tersebut diambil...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Pemerintah China mengutuk keras pembunuhan kepala keamanan nasional Iran, Ali Larijani, yang tewas dalam serangan udara Israel. Beijing menilai tindakan tersebut sebagai sesuatu...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Biro Investigasi Federal (FBI) membuka penyelidikan terhadap seorang pejabat senior kontraterorisme Amerika Serikat (AS) yang mengundurkan diri setelah mengkritik perang melawan Iran. Pejabat...

Advertisement