Newestindonesia.co.id, Sebuah badai salju dahsyat yang melanda Amerika Serikat sejak akhir pekan menimbulkan kekacauan besar pada sektor transportasi udara dan kehidupan warga. Lebih dari 10.000 penerbangan dibatalkan, bandara–bandara besar ditutup sementara, dan jutaan pelanggan listrik mengalami pemadaman akibat kondisi cuaca ekstrem.
Badai musim dingin yang dinamai Winter Storm Fern menuju dari selatan ke timur laut negara itu, membawa salju tebal, hujan es, dan suhu yang sangat rendah ke ratusan juta penduduk.
Bandara Tutup, Jadwal Penerbangan Kacau
Bandara LaGuardia di New York — salah satu pusat transportasi udara tersibuk di negara itu — terpaksa ditutup sementara setelah landasan pacunya tertutup salju tebal. Keputusan ini diambil oleh otoritas bandara untuk alasan keselamatan penerbangan.
Dilansir melalui RNZ, Menurut data pelacakan penerbangan FlightAware, sejumlah 10.200 lebih jadwal penerbangan dibatalkan pada Minggu (25/1/2026) waktu AS, dengan ribuan lagi pembatalan diperkirakan berlanjut hari berikutnya.
Bandara lain di wilayah metropolitan besar seperti Philadelphia, Charlotte, dan Washington DC juga mengalami pembatalan besar-besaran — beberapa mencapai hingga 80 persen jadwal hari itu.
Wali Kota New York, Zohran Mamdani, mengonfirmasi bahwa sedikitnya lima orang meninggal di kota tersebut selama badai berlangsung. Ia mengatakan:
“Meskipun kita belum mengetahui penyebab kematian mereka, ini adalah pengingat yang sangat kuat tentang bahaya cuaca dingin ekstrem…”
Sementara itu, Gubernur New York Kathy Hochul menyatakan situasi ini termasuk badai terburuk dalam satu dekade, dan telah mengerahkan Garda Nasional di beberapa wilayah untuk mempercepat respons darurat.
Tidak hanya transportasi udara yang terpukul. Badai Fern telah menyebabkan pemadaman listrik massal, dengan lebih dari 850.000 pelanggan listrik kehilangan aliran listrik di beberapa negara bagian seperti Tennessee, Mississippi, Texas, dan Louisiana.
Badan Meteorologi Nasional Amerika (NWS) juga mencatat bahwa badai ini memengaruhi lebih dari 300 juta orang di sebagian besar wilayah timur dan selatan AS.
Tips Untuk Wisatawan Terdampak
Bagi wisatawan yang jadwal penerbangannya dibatalkan, banyak maskapai besar menawarkan opsi seperti:
- Pengembalian biaya tiket (refund)
- Perubahan jadwal tanpa biaya tambahan
- Pemberian kursi tambahan pada penerbangan berikutnya
Pakar perjalanan menyarankan penumpang untuk memantau status penerbangan secara real-time melalui aplikasi maskapai atau situs pelacakan, serta mempersiapkan akomodasi alternatif jika diperlukan.
(DAW)



