Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

LPSK Tak Sepenuhnya Yakin Misri Puspita Sebagai Pelaku Utama Cekik Brigadir Nurhadi Hingga Tewas

Foto: Threads/misripuspita11_

Newestindonesia.co.id, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) tak sepenuhnya yakin atas dugaan Misri Puspita Sari sebagai pelaku utama yang mencekik Brigadir Muhammad Nurhadi hingga tewas di kolam Villa Tekek, Gili Trawangan, Lombok Utara, NTB. Dugaan Misri sebagai pelaku utama itu tertuang pada berita acara pemeriksaan (BAP).

“BAP-nya kecenderungan merujuk pada satu tersangka. Memang ada tiga tersangka dan memang lebih diarahkan kepada tersangka perempuan (Misri Puspita Sari),” kata Wakil Ketua LPSK Sri Suparyati, Rabu (23/7/2025), dikutip melalui detikBali.

Misri yang turut dijadikan tersangka dalam kasus Kompol Yogi membunuh Brigadir Nurhadi. Foto: Dok. Istimewa

Misri merupakan satu dari tiga tersangka dalam kasus tewasnya anggota Bidpropam Polda NTB tersebut. Dua tersangka lainnya adalah atasan Nurhadi, yakni Kompol I Made Yogi Purusa Utama dan Ipda Haris Chandra.

Sri menegaskan, meski analisa BAP mengarah kuat pada Misri, LPSK belum sepenuhnya yakin karena hasil autopsi menunjukkan sejumlah luka di tubuh Nurhadi, termasuk indikasi cekikan yang fatal.

“Hasil autopsi ditemukan ada luka-luka ya, seperti ada cekikan dan sebagainya. Sehingga ada muncul memang sedikit pertanyaan, apakah memang seorang Misri memang bisa melakukan tindakan hingga membuat korban mati seketika. Itu memang jadi pertanyaan kami,” ujar Sri.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurutnya, secara logika tidak mudah bagi Misri yang merupakan seorang perempuan bisa langsung menyebabkan kematian. Namun, LPSK tetap menjadikan hasil analisa BAP sebagai dasar awal penelaahan.

“Kalau saya kan, memang belum ada penelaahan lebih lanjut. Jadi, saya melihat dan membaca, menganalisa dari BAP saja,” ucapnya.

Terpisah, Kajati NTB Wahyudi membenarkan bahwa kedatangan LPSK adalah untuk koordinasi awal terkait permohonan JC dari Misri.

“Ini masih penjajakan, apakah memungkinkan atau tidak dan bagaimana, belum. Masih tahap awal,” kata Wahyudi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia menegaskan, keputusan pemberian JC menjadi kewenangan penuh LPSK. Kejaksaan hanya memfasilitasi koordinasi.

Baca juga:  Pria Di Mataram Berduaan Di Kos Dengan LC, Ternyata Pengedar Sabu

“Apakah itu mungkin ada bisa diberikan perlindungan terhadap pelaku sebagai JC atau tidak, atau mungkin juga ada saksi yang minta perlindungan, itu ranah dari LPSK. Kewenangan dari LPSK. Itu masih tahapnya koordinasi. Belum bicara yang sifatnya spesifik mengarah ke mana, belum ada,” katanya.

Sebelumnya, Dirreskrimum Polda NTB Kombes Syarif Hidayat mengungkap dugaan penganiayaan dalam kasus kematian Brigadir Nurhadi yang ditemukan tewas di kolam Villa Tekek.

“Adanya dugaan penganiayaan yang mengakibatkan orang meninggal dunia. Di sana (Villa Tekek) telah terjadi (dugaan penganiayaan terhadap) salah seorang personel Polda NTB (yang) ditemukan meninggal dunia di dalam kolam,” ujarnya, Jumat (4/7/2025).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dari hasil autopsi, ditemukan sejumlah luka pada tubuh Nurhadi. Yang paling fatal adalah patah tulang lidah yang 80 persen disebabkan oleh cekikan atau tekanan pada leher.

Hingga kini, polisi masih mendalami siapa pelaku utama dari ketiga tersangka yang telah ditahan di Rutan Polda NTB.

“Itu masih kami dalami,” kata Syarif.

Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 351 ayat (3) KUHP dan/atau Pasal 359 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Brigadir Nurhadi meninggal dunia pada Rabu malam, 16 April 2025, saat berpesta bersama dua atasannya dan dua wanita diduga lady companion (LC). Ia sempat diperiksa tim medis, namun nyawanya tidak tertolong.

Karena kematian korban dianggap janggal, Polda NTB akhirnya melakukan ekshumasi dan autopsi ulang pada Kamis, 1 Mei 2025, meski awalnya pihak keluarga menolak dan menerima kematian Nurhadi sebagai musibah.

Catatan Redaksi: Judul dan sebagian isi pada artikel ini diubah atas permintaan dan keberatan dari narasumber. Redaksi detikBali meminta maaf atas ketidakakuratan wawancara.

Editor: DAW

Advertisement. Scroll to continue reading.
Baca juga:  Tips Dan Panduan Wisata ke Lombok 2026: Lengkap, Hemat, Dan Wajib Dicoba
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id – NTB, Sebuah video asusila berdurasi lebih dari 13 menit yang sempat viral di media sosial masih menyisakan misteri dan berdampak serius terhadap...

Regional

Newestindonesia.co.id – NTB, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro resmi dinonaktifkan dari jabatannya menyusul dugaan kuat penerimaan aliran uang senilai...

Regional

Newestindonesia.co.id – Mataram, Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Narkoba) Kepolisian Resor Bima Kota, AKP Malaungi, resmi dipecat tidak dengan hormat dan ditahan setelah terbukti...

Regional

Newestindonesia.co.id, Menurut prakiraan cuaca dari BMKG untuk daerah seperti Kuta, Bali, kondisi cuaca awal periode 6 Februari hingga 8 Februari 2026 diperkirakan akan didominasi...

Regional

Newestindonesia.co.id – NTB, Fakta mengerikan terungkap dalam persidangan kasus pembunuhan terhadap seorang warga negara (WN) Spanyol di Pengadilan Negeri Mataram. Dua pegawai hotel di...

Regional

Newestindonesia.co.id, Sebuah video pernikahan seorang pria lanjut usia berusia sekitar 70 tahun dengan seorang perempuan berstatus janda berusia sekitar 40 tahun menjadi viral di...

Regional

Newestindonesia.co.id – NTB, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi mengaktifkan komando terpadu lintas organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai langkah konkret antisipasi potensi cuaca...

Wisata

Newestindonesia.co.id, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak hanya dikenal lewat pantai dan Gunung Rinjani, tetapi juga memiliki deretan air terjun eksotis yang semakin...

Advertisement