Kebakaran Hebat Pabrik Sandal Di Tangerang Masih Berkobar, Petugas Berjibaku Sejak Malam

sudah-9-jam-kebakaran-pabrik-sandal-di-tangerang-belum-padam-1782090842757_169

Tangkapan layar video kebakaran pabrik sandal di Tangerang (Foto: Dok. Istimewa)

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id, Kebakaran yang melanda pabrik sandal di Jalan KH Agus Salim, Poris Plawad, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, masih belum berhasil dipadamkan hingga Senin (22/6/2026) pagi. Petugas pemadam kebakaran masih berjibaku di lokasi setelah sekitar sembilan jam melakukan upaya pemadaman.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia Suherlandia, mengatakan proses pemadaman masih terus berlangsung.

“Masih proses pemadaman,” kata Andia Suherlandia, Senin (22/6/2026) dikutip melalui detikNews.

Ia menjelaskan bahwa bangunan yang terbakar merupakan pabrik sandal berbahan dasar karet.

“(Kebakaran) pabik sandal yang terbuat dari karet,” imbuhnya.

Kebakaran Dilaporkan Sejak Minggu Malam

Petugas menerima laporan kebakaran pada Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 22.31 WIB. Setelah menerima laporan, petugas pemadam kebakaran langsung bergerak menuju lokasi.

Sebanyak 95 personel bersama 19 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk menangani peristiwa tersebut. Proses pemadaman mulai dilakukan sekitar pukul 22.45 WIB.

Hingga Senin pagi, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Selain itu, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

Lokasi Berdekatan dengan Permukiman Warga

Berdasarkan video yang diterima, lokasi pabrik berada tidak jauh dari permukiman warga. Meski demikian, rumah-rumah warga di sekitar lokasi dilaporkan masih dalam kondisi aman.

Sementara itu, asap hitam pekat masih terlihat membumbung tinggi dari lokasi kebakaran.

Material Karet dan Bahan Kimia Menyulitkan Pemadaman

Andia Suherlandia mengatakan proses pemadaman terkendala oleh besarnya kobaran api yang cepat merambat.

Menurut dia, terdapat tiga area yang terbakar di dalam pabrik. Ketiga area tersebut berisi sandal yang sudah menjadi barang jadi, bahan baku padat sejenis karet, serta berbagai cairan kimia penunjang produksi.

“Saat laporan masuk, kondisi api sudah besar dan merambat. Ada 3 lokal area terbakar yang didalamnya berisi sendal barang jadi, bahan baku padat sejenis karet, aneka cairan kimia penunjang produksi,” katanya.

Baca juga:  Pilu! Seorang Kakek Di Ciracas Sakit Stroke Tewas Dalam Kebakaran Rumah

Karakteristik bahan-bahan tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama. Petugas juga terus melakukan mitigasi dampak asap terhadap warga sekitar dengan bantuan relawan Damkar Kota Tangerang.

Fokus Cegah Ledakan Tangki Kimia

Dalam proses penanganan, petugas memprioritaskan pemutusan rambatan api sekaligus mengamankan tangki kimia berkapasitas besar agar tidak memicu ledakan.

“Penanganan kita fokuskan memutus rambatan, dan pengamanan tangki kimia kapasitas 20.000 liter dan puluhan drum agar tidak terjadi ledakan,” katanya.

Hingga kini, petugas pemadam kebakaran masih terus melakukan upaya pemadaman di lokasi. Sementara penyebab kebakaran masih menunggu penyelidikan lebih lanjut setelah proses penanganan selesai dilakukan.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement