Yoon Su Jin Alami Rasisme Di Piala Dunia 2026, FIFA Beri Undangan Spesial
Foto: Instagram/inocat_t
Newestindonesia.co.id, YouTuber asal Korea Selatan, Yoon Su Jin atau yang dikenal dengan nama InoCat, menjadi sorotan internasional setelah mengalami tindakan rasisme saat menghadiri pertandingan Piala Dunia 2026.
Peristiwa tersebut terjadi ketika perempuan yang memiliki 6,61 juta pelanggan YouTube dan lebih dari dua juta pengikut TikTok itu menyaksikan laga pembuka Grup A antara Korea Selatan melawan Republik Ceko pada pekan lalu.
Melalui akun Instagram @inocat_t, Yoon Su Jin membagikan pengalaman tidak menyenangkan yang dialaminya. Dalam video reels berjudul “POV: When you experienced racism at the World Cup”, terlihat seorang pria yang duduk di belakangnya membuat gestur mata sipit sambil menirukan aksen secara berlebihan.
Video tersebut kemudian viral dan telah ditonton lebih dari 37,8 juta kali. Unggahan itu juga memicu kecaman dari penggemar sepak bola di berbagai negara yang mengecam tindakan diskriminatif tersebut.
Pelaku Diketahui Seorang Pejabat Organisasi Teknik
Menurut laporan media Meksiko Marca, pria yang melakukan tindakan tersebut diketahui bernama Ulises Bernal Miramontes.
Setelah identitasnya terungkap dan menuai kritik luas, Ulises Bernal menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas tindakannya. Ia juga memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden Asosiasi Insinyur Survei Negara Bagian Jalisco.
Dalam video permintaan maafnya, Bernal mengatakan:
“Saya tidak mencari pembenaran atau berdebat soal interpretasi. Saya di sini untuk mengakui bahwa situasi ini menimbulkan ketidaknyamanan, dan saya menyampaikan permohonan maaf yang tulus.”
FIFA Ambil Langkah Tegas
FIFA kemudian merespons insiden tersebut dengan mengambil tindakan terhadap pelaku. Badan sepak bola dunia itu mengidentifikasi pria yang terlibat dalam aksi rasisme dan memblokir akses akun miliknya untuk membeli tiket pertandingan Piala Dunia 2026.
Tak hanya itu, FIFA juga mengundang Yoon Su Jin sebagai tamu VIP untuk menyaksikan pertandingan Grup A antara Korea Selatan melawan Meksiko yang digelar di Stadion Guadalajara pada Kamis (18/6/2026) waktu setempat.
Menurut FIFA, pertandingan tersebut bertepatan dengan Hari Internasional untuk Melawan Ujaran Kebencian dan menjadi momentum untuk menyampaikan pesan tentang inklusi, keberagaman, serta rasa hormat antarsuporter.
Yoon Su Jin Ungkap Rasa Terima Kasih kepada FIFA
Melalui unggahan di Instagram, Yoon Su Jin mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan FIFA.
Ia menulis:
“FIFA telah memberikan kesempatan berharga yang hanya terjadi sekali seumur hidup. Terima kasih atas undangan VIP untuk pertandingan Meksiko. ❤️⚽️ Sebuah kenangan yang tak akan pernah saya lupakan. ✨ Khususnya terima kasih kepada Matthew Mullen, Kepala Hak Asasi Manusia untuk Piala Dunia FIFA 2026.”
Undangan tersebut menjadi simbol dukungan FIFA terhadap kampanye anti-diskriminasi yang terus digaungkan sepanjang penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Insiden Rasisme Picu Kemarahan Warganet
Kasus yang menimpa Yoon Su Jin memicu kemarahan warganet internasional. Banyak pihak mendesak FIFA mengambil tindakan tegas agar kejadian serupa tidak terulang dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Insiden ini juga kembali mengingatkan pentingnya upaya melawan diskriminasi dan ujaran kebencian di lingkungan olahraga yang menjunjung tinggi persatuan serta keberagaman.
(DAW)