Rekor Baru Piala Dunia Tercipta Dalam Laga Spanyol Vs Cape Verde Lewat Yamal Dan Vozinha

soccer-worldcup-esp-cpv-1781548738532_169

Kiper sekaligus kapten Cape Verde di Piala Dunia 2026, Vozinha. (REUTERS/Bernadett Szabo)

Harga Emas Hari Ini
Advertisement

Newestindonesia.co.id, Duel antara Timnas Spanyol melawan Cape Verde dalam babak penyisihan Grup H Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium tidak hanya berakhir mengejutkan lewat skor imbang 0-0. Pertandingan tersebut kini resmi menorehkan tinta emas dalam buku sejarah sepak bola dunia.

Bukan sekadar kegagalan Tim Matador mengamankan poin penuh yang menjadi sorotan, melainkan sebuah momen historis yang tercipta di babak kedua. Masuknya bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, secara resmi menciptakan rekor jarak usia terjauh antara dua pemain yang bertanding dalam satu lapangan sepanjang sejarah Piala Dunia.

Saat menginjakkan kakinya di rumput Atlanta Stadium untuk memperkuat lini serang Spanyol, Lamine Yamal tercatat baru menginjak usia 18 tahun 342 hari. Sementara itu, di ujung lapangan yang berbeda, berdiri kokoh di bawah mistar gawang Cape Verde sang kiper veteran sekaligus kapten tim, Vozinha, yang telah berusia 40 tahun 22 hari.

Jarak usia antara kedua pemain lintas generasi ini mencapai angka yang sangat signifikan, yakni 21 tahun 45 hari.

Catatan monumental ini resmi memecahkan rekor dunia lama yang bertahan selama 16 tahun sejak Piala Dunia 2010 silam. Kala itu, rekor dipegang oleh kiper timnas Inggris David James saat berhadapan dengan penggawa Aljazair, Ryad Boudebouz, dengan selisih usia mencapai 19 tahun 207 hari.

Pertemuan dua generasi ini menjadi potret yang sangat unik di panggung Piala Dunia 2026. Lamine Yamal hadir mewakili wajah masa depan sepak bola sebagai salah satu talenta muda paling fenomenal di jagat raya saat ini. Sebaliknya, Vozinha berdiri sebagai simbol ketangguhan dan perjuangan kolektif skuad Cape Verde yang tengah melakoni debut historis mereka di turnamen sepak bola paling bergengsi tersebut.

Baca juga:  Tips Berpakaian Untuk Running Ketika CFD, Nyaman Dan Tetap Stylish

Kendati sukses menelurkan rekor unik yang memukau penonton, hasil akhir tanpa gol ini menjadi pil pahit yang harus ditelan oleh La Furia Roja. Skuad asuhan Luis de la Fuente kini berada dalam posisi yang kurang menguntungkan dan dituntut untuk langsung tancap gas demi bisa mengamankan tiket menuju fase gugur.

Berdasarkan jadwal resmi, Timnas Spanyol akan melakoni laga kedua mereka di Grup H melawan Arab Saudi di Atlanta, Amerika Serikat, pada Minggu (21/6). Setelah itu, mereka harus bersiap menutup fase grup dalam laga penentu tensi tinggi kontra Uruguay di Miami pada Jumat (26/6) mendatang.

(DAW)

Berita Hukum Dan Kriminal
Advertisement