Newestindonesia.co.id, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan akan menanggung seluruh biaya perawatan korban kecelakaan kereta yang terjadi di Bekasi. Selain itu, Pemprov Jabar juga menyiapkan santunan bagi keluarga korban meninggal dunia akibat insiden maut tersebut.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, langkah tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah terhadap para korban dan keluarga yang terdampak kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.
“Pemerintah Provinsi Jawa Barat menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit pada semua korban yang dirawat. Akan memberikan santunan kepada yang meninggal masing-masing 50 juta rupiah,” ujar Dedi Mulyadi dalam keterangan tertulis, Senin (11/5/2026).
Kecelakaan tersebut melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di kawasan Bekasi Timur. Insiden itu memicu perhatian luas publik karena menyebabkan korban jiwa dan puluhan penumpang mengalami luka-luka.
Dedi Mulyadi juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas tragedi tersebut. Ia berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang dan meminta masyarakat Jawa Barat turut mendoakan para korban beserta keluarganya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika KRL berhenti setelah adanya kendaraan taksi listrik yang mogok di lintasan rel. Dalam kondisi berhenti, rangkaian KRL kemudian ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek jurusan Jakarta–Surabaya.
Selain menjamin biaya pengobatan, Pemprov Jabar juga mendorong percepatan pembangunan flyover di sekitar kawasan Bekasi Timur sebagai upaya mengurangi risiko kecelakaan di perlintasan sebidang.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono sebelumnya juga menyebut bahwa Pemprov Jawa Barat akan ikut menanggung biaya pengobatan korban kecelakaan kereta tersebut.
Sementara itu, proses investigasi penyebab kecelakaan masih dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Pemerintah pusat dan sejumlah pihak terkait juga terus melakukan evaluasi terhadap sistem keselamatan perjalanan kereta api, khususnya di kawasan perlintasan sebidang.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp


