Newestindonesia.co.id, Aksi tawuran yang melibatkan dua kelompok warga di kawasan Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, berakhir tragis. Seorang pria bernama Nur Hasan (46) meninggal dunia setelah tertemper kereta api saat berusaha melerai bentrokan antarwarga tersebut.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 18.19 WIB di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Polisi menyebut bentrokan melibatkan kelompok warga Kebon Singkong dan Cipinang Muara.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan korban saat itu tidak ikut tawuran, melainkan mencoba menghentikan keributan yang terjadi di lokasi.
“Korban bernama Nur Hasan (46), meninggal dunia akibat tertemper kereta api, yang bersangkutan saat itu sedang melerai aksi tawuran,” kata Budi Hermanto dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).
Menurut keterangan kepolisian, situasi sempat memanas ketika kedua kelompok saling serang di sekitar jalur rel kereta api. Dalam kondisi ricuh tersebut, korban diduga tidak menyadari adanya kereta yang melintas hingga akhirnya tertabrak.
Polisi juga mengungkap awal mula bentrokan dipicu aksi saling provokasi antarwarga. Salah satu pemicu tawuran disebut berasal dari lemparan petasan yang kemudian memancing emosi kelompok lain.
“Tawuran itu dipicu lemparan petasan salah satu kelompok,” demikian informasi yang disampaikan dalam laporan kepolisian.
Insiden tersebut menambah daftar panjang kasus tawuran warga di wilayah Jakarta Timur yang kerap menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Aparat kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait pihak-pihak yang terlibat dalam bentrokan tersebut.
Sejumlah saksi telah dimintai keterangan guna mengetahui kronologi lengkap kejadian. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan segera melapor apabila menemukan potensi konflik di lingkungan sekitar.
Peristiwa tragis itu menuai perhatian publik karena korban justru meninggal saat mencoba menghentikan keributan. Niat baik korban untuk melerai tawuran berakhir duka setelah tertemper kereta yang melintas di jalur rel kawasan Cipinang.
Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengawasan lingkungan dan peran masyarakat dalam mencegah aksi kekerasan jalanan yang berpotensi memakan korban jiwa.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp


