Newestindonesia.co.id, Semangat emansipasi perempuan kembali digaungkan melalui ajang Mandalika Kartini Race 2026 yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit. Ajang balap khusus perempuan ini dinilai menjadi tonggak baru dalam perkembangan motorsport nasional sekaligus memperkuat komitmen terhadap inklusivitas gender di dunia otomotif.
Mandalika Kartini Race 2026 digelar sebagai bagian dari Festival of Speed 2026 yang juga menghadirkan kompetisi internasional GT World Challenge Asia. Kehadiran ajang tersebut membuka ruang lebih luas bagi perempuan Indonesia untuk menunjukkan kemampuan dan daya saing di lintasan balap.
Ajang ini terinspirasi dari semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini yang identik dengan perjuangan kesetaraan perempuan. Momentum tersebut sekaligus menjadi refleksi nilai emansipasi yang kini semakin berkembang di berbagai sektor, termasuk olahraga otomotif yang selama ini identik dengan dominasi laki-laki.
Dukungan terhadap penyelenggaraan Mandalika Kartini Race 2026 juga datang dari PT Pegadaian. Perusahaan menyatakan keterlibatannya sebagai bagian dari komitmen dalam mendorong pemberdayaan perempuan di berbagai bidang, termasuk industri otomotif dan motorsport.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar, Edy Purwanto, mengatakan partisipasi Pegadaian dalam ajang tersebut menjadi simbol nyata dukungan terhadap emansipasi perempuan modern.
Menurut Edy, Mandalika Kartini Race 2026 bukan hanya menghadirkan kompetisi balap, tetapi juga menjadi pembuktian kemampuan perempuan Indonesia dalam menghadapi tantangan di lintasan motorsport.
“Pegadaian mendukung semangat emansipasi wanita melalui Mandalika Kartini Race 2026. Kegiatan ini menjadi simbol nyata emansipasi perempuan di dunia otomotif,” ujar Edy Purwanto dalam keterangan tertulis, Minggu (3/5/2026).
Ia menambahkan, ajang tersebut memperlihatkan keberanian, performa, dan keandalan perempuan Indonesia dalam dunia balap yang kompetitif.
Senada dengan itu, Direktur Pemasaran, Penjualan dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti, menegaskan bahwa dukungan perusahaan tidak berhenti pada sponsorship semata. Pegadaian juga ingin memperkuat peran perempuan di industri yang selama ini masih minim keterwakilan perempuan.
“Kami melihat potensi besar perempuan untuk berkembang di berbagai sektor, termasuk otomotif,” ujar Selfie Dewiyanti.
Menurutnya, melalui partisipasi dalam Mandalika Kartini Race 2026, Pegadaian berharap dapat meningkatkan rasa percaya diri perempuan Indonesia sekaligus membuka lebih banyak peluang untuk berprestasi di dunia motorsport.
Selfie juga menyebut kolaborasi tersebut sejalan dengan strategi perusahaan dalam menghadirkan produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan perempuan modern.
“Kami berharap ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia untuk terus maju, berani mencoba hal baru, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan ekonomi nasional,” katanya.
Mandalika Kartini Race 2026 juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem motorsport yang inklusif melalui program Women in Motorsport yang diinisiasi oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI). Program tersebut dijalankan melalui Komisi Women in Motorsport (WIM) yang dipimpin Alexandra Asmasoebrata untuk periode 2025–2030.
Fokus program itu mencakup regenerasi pembalap perempuan, pemberian apresiasi, hingga edukasi melalui berbagai inisiatif seperti Girls on Track. Kehadiran program tersebut diharapkan mampu melahirkan lebih banyak talenta perempuan di dunia balap Indonesia.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association, Priandhi Satria, menilai ajang ini menjadi langkah penting dalam membuka peluang lebih luas bagi perempuan di dunia motorsport nasional maupun internasional.
“Kami melihat potensi besar dari para pembalap perempuan Indonesia, baik yang telah berpengalaman maupun generasi muda,” ujar Priandhi Satria.
Menurutnya, Mandalika Kartini Race 2026 diharapkan mampu menciptakan ruang pembinaan, kolaborasi, dan inspirasi bagi lahirnya generasi baru pembalap perempuan Indonesia.
Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan tersebut juga dinilai strategis dalam mempromosikan pariwisata Indonesia melalui eksposur global yang dihasilkan dari aktivitas motorsport di Mandalika.
Sejumlah pembalap perempuan Indonesia turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut, di antaranya Alexandra Asmasoebrata, Clio Tjonadi, Alinka Hardianti, Ine Rosdiana, Belove Athaya, Audya, Anjani Harjo, Vivit Fariana, hingga Patricia Revalina Purnomo.
Dengan semangat inklusivitas dan pemberdayaan perempuan, Mandalika Kartini Race 2026 diharapkan menjadi katalis lahirnya pembalap perempuan Indonesia yang mampu bersaing di tingkat dunia sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah ajang motorsport internasional.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp


