Newestindonesia.co.id, Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan bersama Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Hambalang, Jawa Barat, Minggu (3/5/2026). Pertemuan tersebut membahas evaluasi transaksi keuangan negara hingga pengawasan ketat terhadap aliran dana pemerintah.
Agenda tersebut diungkap melalui unggahan resmi akun Instagram Sekretariat Kabinet yang memperlihatkan Presiden Prabowo duduk berdiskusi langsung dengan Ketua PPATK dan Mensesneg dalam suasana pertemuan tertutup.
Dalam keterangannya, Sekretariat Kabinet menyebut pertemuan berlangsung sejak siang hingga malam hari di Hambalang, Jawa Barat.
“Pada hari Minggu siang hingga malam, Bapak Presiden Prabowo Subianto menerima beberapa tokoh untuk berdiskusi, antara lain Ketua PPATK Ivan Yustiavandana dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam pertemuan yang berlangsung di Hambalang, Jawa Barat, 3 Mei 2026,” tulis akun Sekretariat Kabinet.
Pemerintah menyebut agenda tersebut merupakan pertemuan rutin bulanan bersama PPATK untuk mengevaluasi transaksi keuangan serta memperkuat pengawasan terhadap aliran dana negara. Langkah itu dilakukan guna mendukung transparansi pemerintahan sekaligus memastikan pengelolaan anggaran berjalan akuntabel.
Dalam diskusi tersebut, Presiden Prabowo juga menekankan bahwa pengelolaan keuangan negara harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah ingin setiap penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan dan tepat sasaran.
“Pertemuan tersebut merupakan agenda rutin bulanan bersama PPATK terkait evaluasi transaksi keuangan, serta pengawasan ketat terhadap aliran dana guna mendukung transparansi pemerintah,” demikian pernyataan Sekretariat Kabinet.
Selain membahas pengawasan dana negara, Presiden Prabowo turut menegaskan komitmennya dalam pemberantasan korupsi. Kepala Negara menilai anggaran yang berasal dari uang rakyat harus digunakan secara bertanggung jawab dan dieksekusi tepat waktu.
“Bapak Presiden menegaskan bahwa setiap anggaran yang bersumber dari uang rakyat harus disalurkan secara tepat sasaran, dikelola dengan penuh tanggung jawab, dan dieksekusi tepat waktu,” tulis Sekretariat Kabinet.
Langkah tersebut disebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat tata kelola negara yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi. PPATK sendiri selama ini aktif membantu penegak hukum dalam pelacakan transaksi mencurigakan, termasuk kasus pencucian uang hingga judi online.
Pertemuan di Hambalang itu menambah daftar agenda strategis Presiden Prabowo bersama sejumlah lembaga negara dalam memperkuat pengawasan keuangan nasional. Pemerintah berharap koordinasi lintas lembaga dapat meningkatkan efektivitas pengawasan serta menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran negara.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp


