Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Temuan Ranjau Darat Di Langkat Hebohkan Warga, Tim Jibom Langsung Turun Tangan

Foto: Tim Jibom saat hendak mengevakuasi ranjau darat di lahan warga, di Langkat, Sumut, untuk selanjutnya dimusnahkan. (dok. Polres Langkat)

Newestindonesia.co.id, Warga Desa Teluk Bakung, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, digegerkan dengan penemuan benda diduga ranjau darat peninggalan masa perang penjajahan Belanda atau Jepang.

Benda berbahaya tersebut ditemukan seorang warga bernama Bustami (55) saat hendak menanam palawija di samping rumahnya pada Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Menurut keterangan Humas Polres Langkat, Iptu Jekson, penemuan bermula ketika Bustami sedang mencangkul tanah dan merasakan benturan benda keras di dalam tanah.

“Saat mencangkul tanah, Bustami merasa cangkulnya mengenai benda keras,” ujar Iptu Jekson, Sabtu (2/5/2026) dikutip melalui detikSumut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Karena penasaran, Bustami kemudian mencoba mencongkel benda tersebut menggunakan parang. Setelah digali, terlihat benda besi berkarat yang tertanam sekitar 30 sentimeter di dalam tanah.

Polisi menduga benda tersebut merupakan ranjau darat peninggalan masa perang pada era penjajahan.

“Tertanam di dalam tanah sedalam sekitar 30 sentimeter, diduga peninggalan masa penjajahan Belanda atau Jepang,” kata Jekson.

Setelah menyadari benda itu berpotensi berbahaya, Bustami segera melaporkan temuannya kepada pemerintah desa dan pihak kepolisian setempat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Tanjung Pura langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan sterilisasi area, memasang garis polisi, dan mengamankan perimeter sejauh sekitar 200 meter demi menjaga keselamatan warga sekitar.

Polres Langkat kemudian berkoordinasi dengan Tim Jihandak/Jibom Sat Brimob Polda Sumatera Utara guna melakukan penanganan profesional terhadap benda diduga bahan peledak tersebut.

Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo mengatakan pihaknya langsung mengambil langkah cepat begitu menerima laporan warga.

“Begitu menerima laporan warga, personel langsung bergerak melakukan pengamanan lokasi, sterilisasi area serta berkoordinasi dengan tim Gegana Brimob untuk penanganan lebih lanjut. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” tegas David Triyo Prasojo.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tim Subden Jibom Gegana Brimobda Sumut yang dipimpin AKP Sardi kemudian tiba di lokasi untuk melakukan survei serta sterilisasi area disposal sebelum proses pemusnahan dilakukan.

Baca juga:  48 Sekolah Medan Kini Modern & Kekinian, Rp47 Miliar Digelontorkan

Setelah dipastikan aman, ranjau darat tersebut dibawa ke lokasi disposal di Dusun Dahlia, Desa Teluk Bakung, untuk dimusnahkan sesuai prosedur standar penjinakan bahan peledak.

“Ranjau darat berhasil dimusnahkan dalam kondisi aman dan terkendali,” ujar Jekson.

Polres Langkat turut mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan benda mencurigakan yang diduga bahan peledak atau peninggalan perang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Warga juga diminta untuk tidak menyentuh, memindahkan, atau mencoba membuka benda mencurigakan demi menghindari risiko ledakan yang dapat membahayakan keselamatan jiwa.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Empat pria yang mengaku sebagai anggota polisi nekat merampas handphone milik pengendara sepeda motor di Kota Medan, Sumatera Utara. Para pelaku menjalankan aksinya...

Regional

Newestindonesia.co.id, Seorang pria bernama Pendi (40) tewas setelah dianiaya menggunakan balok kayu oleh rekannya sendiri di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Polisi mengungkap aksi penganiayaan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Aparat Kepolisian Resor (Polres) Karo mengungkap keberadaan kebun ganja di kawasan hutan lindung Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Dalam...

Regional

Newestindonesia.co.id, Jaksa Agung ST Burhanuddin resmi mencopot Danke Rajagukguk dari jabatannya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo. Pencopotan ini terjadi di tengah sorotan publik...

Regional

Newestindonesia.co.id, Seorang remaja perempuan berinisial ND (19) melaporkan seorang pria yang merupakan bapak kos tempat ia tinggal ke polisi atas dugaan pelecehan seksual. Laporan...

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Penemuan fosil biasanya identik dengan penelitian panjang oleh ilmuwan berpengalaman. Namun kisah berbeda datang dari Jepang, ketika dua siswa sekolah dasar justru berhasil...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) menahan lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit dari bank milik pemerintah kepada dua perusahaan,...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus dugaan investasi bodong dengan total kerugian mencapai Rp 4 miliar di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, memasuki babak baru. Tersangka berinisial SA (26) kini...

Advertisement