Newestindonesia.co.id, Ledakan hebat terjadi di sebuah lapangan padel di wilayah Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis pagi. Insiden tersebut mengakibatkan bangunan di sekitar lokasi mengalami kerusakan cukup parah, termasuk fasilitas sekolah dasar yang berada di dekatnya.
Seorang saksi mata bernama Hendrik mengungkapkan, ledakan terjadi setelah waktu Subuh dan hanya terdengar satu kali, namun berdampak besar terhadap lingkungan sekitar.
“Cuma perkiraan jam 05.15 WIB kurang lebih, terus ada suara ledakan. Begitu saya tengok, saya lihat keadaannya udah berantakan semua,” kata Hendrik, Kamis (9/4/2026) dikutip melalui detikNews.
Hendrik yang merupakan penjaga sekolah mengaku saat kejadian tidak melihat adanya api, melainkan hanya kepulan asap dan debu yang muncul dari lokasi ledakan.
“Saya habis jaga, saya penjaga sekolah, jaga malam, jam 03.00 WIB tidur,” ucapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa ledakan terjadi ketika istrinya tengah melaksanakan salat Subuh. Setelah suara dentuman terdengar, kondisi sekitar langsung porak-poranda.
Sekolah Terdampak, Siswa Belajar Daring
Dampak ledakan tidak hanya merusak lapangan padel, tetapi juga menjalar ke bangunan SDN 03 Ciangsana yang berada di dekat lokasi.
Kepala SDN 03 Ciangsana, Hermansyah, menyebut pihak sekolah terpaksa menghentikan sementara kegiatan belajar tatap muka dan menggantinya dengan pembelajaran daring.
“Setelah saya konfirmasi ke Dinas Pendidikan dan juga Kasi Pendidikan di kecamatan, beliau menginstruksikan untuk sementara daring selama dua hari,” kata Hermansyah.
Kerusakan yang terjadi meliputi pagar sekolah yang hancur, retakan pada lapangan, hingga kaca kelas yang pecah.
“Yang terdampak bagi kami itu dulu pertama pagar, pagar sekolah yang hancur, kemudian lapangan sudah retak-retak, kaca dari kelas ada beberapa yang pecah, kemudian tembok ada yang retak,” ungkapnya.
Diduga Berasal dari Area Kantin
Berdasarkan informasi awal yang diterima pihak sekolah, sumber ledakan diduga berasal dari area kafe atau kantin yang berada di dalam kompleks lapangan padel.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mengungkap dugaan penyebab insiden tersebut adalah kebocoran gas.
“Diduga terjadi kebocoran tabung gas pada area dapur kantin lapangan padel,” kata Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaluddin.
Kebocoran tersebut kemudian memicu ledakan yang menyebabkan kerusakan pada bangunan kantin serta tembok pagar sekolah di sekitarnya.
“Kebocoran tersebut memicu ledakan yang menimbulkan kerusakan pada kantin lapangan dan tembok pagar SDN 03 Ciangsana,” jelasnya.
Pengelola Siap Ganti Rugi
Pihak pengelola lapangan padel disebut telah berkomunikasi dengan pihak sekolah terkait dampak yang ditimbulkan. Mereka menyatakan kesiapan untuk bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi.
“Pihak dari padel sih tadi ngobrolnya bahwa beliau ingin memindahkan kantin ke sebelah sehingga tidak dekat dengan sekolah katanya gitu,” tutur Hermansyah.
Selain itu, evaluasi terhadap penataan fasilitas di lokasi juga akan dilakukan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Sejumlah pihak, termasuk kepolisian dan instansi terkait, masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti ledakan. Sejauh ini, dugaan kuat mengarah pada kebocoran gas di area dapur.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena terjadi di area publik yang berdekatan dengan fasilitas pendidikan, meski dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login