Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Nasional

DPR Kritik Mediasi Kasus Kekerasan Seksual Unissula, Tekankan Proses Hukum

Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani (Firda Cynthia/detikcom)

Newestindonesia.co.id, Komisi X DPR RI menyatakan tidak sepakat dengan langkah Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) yang mendorong penyelesaian damai dalam kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan mahasiswa dan alumninya.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menegaskan bahwa proses hukum yang telah ditempuh korban harus dihormati dan tidak boleh diintervensi oleh pihak mana pun, termasuk institusi pendidikan.

“Intinya, proses hukum yang telah ditempuh oleh korban melalui kepolisian, harus dihormati, dan tidak boleh ada tekanan atau intervensi yang berpotensi melemahkan hak korban untuk mendapatkan keadilan,” kata Lalu dikutip melalui detikNews.

Ia menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan seksual.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Saya hanya menegaskan bahwa perguruan tinggi, termasuk Universitas Islam Sultan Agung, juga memiliki kewajiban untuk menjamin kampus sebagai ruang aman, bebas dari kekerasan seksual,” sambungnya.

Menurutnya, regulasi terkait Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) telah secara jelas mengatur bahwa penanganan kasus harus mengutamakan perlindungan korban, menjaga kerahasiaan, serta tidak mengedepankan pendekatan damai yang berpotensi menekan korban.

Lalu juga menegaskan bahwa mediasi tidak boleh menggantikan proses hukum dalam kasus kekerasan seksual karena termasuk tindak pidana serius.

Ia menambahkan, pendekatan hukum tetap diperlukan untuk memberikan efek jera bagi pelaku serta memastikan keadilan bagi korban.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Berkaca pada kasus ini, kami mendorong, agar seluruh perguruan tinggi, memperkuat implementasi kebijakan pencegahan dan penanganan kekerasan, serta menyediakan pendampingan psikologis dan hukum bagi korban,” pungkasnya.

Kronologi Kasus

Kasus ini bermula dari laporan seorang mahasiswi yang merupakan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Unissula. Ia mengadukan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seniornya yang juga alumni kampus tersebut.

Baca juga:  Kabar Duka, VP Sekretaris SKK Migas Meninggal Dunia Usai Bersepeda Nabrak Bus Transjakarta

Peristiwa tersebut terjadi pada 16 Maret 2026. Korban bersama pendamping kemudian melaporkan kasus itu ke Polda Jawa Tengah.

Ketua Umum HMI Korkom Sultan Agung, Aldi Maulana, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Terduga pelaku inisial LT, alumni Unissula dan juga kader HMI Sultan Agung, tetapi sekarang aktif berkiprah di LTMI PB HMI. Untuk korban sendiri sekarang masih mahasiswa aktif Unissula dan kader HMI Unissula,” kata Aldi.

Namun, di tengah proses hukum berjalan, pihak kampus mendorong penyelesaian secara damai melalui mediasi. Langkah ini kemudian memicu sorotan publik dan kritik dari berbagai pihak, termasuk DPR.

Sorotan terhadap Upaya Damai

Upaya penyelesaian melalui mediasi dalam kasus kekerasan seksual dinilai berpotensi melemahkan posisi korban serta bertentangan dengan semangat perlindungan hukum.

Komisi X DPR menilai, kampus seharusnya tidak mengambil langkah yang dapat mengaburkan proses hukum, terlebih ketika kasus sudah dilaporkan ke aparat penegak hukum.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Penegasan ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh perguruan tinggi agar tidak menjadikan mediasi sebagai jalan utama dalam menyelesaikan kasus kekerasan seksual.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Nasional

Newestindonesia.co.id, Bareskrim Polri menyita sejumlah barang bukti berupa tas dan ponsel saat menangkap buronan kasus narkotika Andre Fernando alias Charlie alias ‘The Doctor’ di...

Regional

Newestindonesia.co.id, Aparat kepolisian menggerebek sebuah rumah yang diduga menjadi pusat peredaran narkoba jenis sabu di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan. Dalam...

Regional

Newestindonesia.co.id, Aparat kepolisian dari Polda Jawa Timur bersama Polres Manggarai Timur berhasil menangkap dua pria yang diduga terlibat dalam pencurian dan perdagangan satwa dilindungi...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengusulkan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menghentikan penugasan pasukan perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL)...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap seorang kepala cabang (kacab) bank berinisial MIP (37) memasuki babak baru. Tiga prajurit TNI yang menjadi tersangka...

Regional

Newestindonesia.co.id, Dua pria kakak beradik yang berprofesi sebagai juru parkir (jukir) di sebuah kafe di Bandar Lampung, Lampung, ditangkap polisi setelah melakukan penganiayaan terhadap...

Regional

Newestindonesia.co.id, Aparat kepolisian menggelar razia minuman keras (miras) ilegal di wilayah Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menyita belasan botol...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), membantah keras tudingan yang menyebut dirinya mendanai Roy Suryo dan pihak lain dalam polemik...

Advertisement