Newestindonesia.co.id, Produsen otomotif global Hyundai mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara penjualan SUV andalannya, Hyundai Palisade model tahun 2026 di Amerika Serikat. Keputusan ini diambil menyusul temuan masalah serius pada komponen kursi elektrik yang berpotensi membahayakan keselamatan penumpang.
Penghentian penjualan tersebut terutama berlaku untuk varian tertentu yang dilengkapi fitur kursi elektrik pada baris kedua dan ketiga. Sistem ini diketahui memiliki celah pada sensor pendeteksi hambatan, yang dalam kondisi tertentu gagal mengenali keberadaan objek atau penumpang saat kursi dilipat secara otomatis.
Masalah ini menjadi sorotan setelah terjadi insiden fatal di Amerika Serikat yang melibatkan seorang anak kecil. Dalam kejadian tersebut, korban dilaporkan terjepit saat fitur pelipatan kursi aktif, memicu kekhawatiran serius terkait keamanan sistem kursi otomatis pada kendaraan tersebut.
Menanggapi insiden tersebut, Hyundai langsung mengeluarkan perintah penghentian penjualan (stop-sale) sambil melakukan investigasi menyeluruh terhadap sistem kursi elektrik. Perusahaan juga tengah menyiapkan langkah penarikan kembali (recall) terhadap puluhan ribu unit kendaraan yang terdampak.
Dalam pernyataan resminya, Hyundai menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang terjadi. Pihak perusahaan menegaskan bahwa keselamatan pelanggan merupakan prioritas utama dan investigasi masih terus berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.
“Hyundai menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan saat ini masih melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut,” demikian pernyataan perusahaan, sembari menekankan bahwa mereka belum memiliki seluruh detail kejadian.
Sebagai langkah mitigasi, Hyundai juga mengimbau para pengguna untuk tidak mengoperasikan fitur kursi elektrik apabila terdapat orang atau benda di sekitar area kursi. Selain itu, pengguna diminta lebih berhati-hati saat menggunakan fungsi pelipatan otomatis.
Secara paralel, Hyundai tengah menyiapkan solusi teknis berupa pembaruan perangkat lunak (over-the-air/OTA) guna meningkatkan sensitivitas sistem deteksi pada kursi elektrik. Pembaruan ini diharapkan dapat menjadi solusi sementara sebelum perbaikan permanen dirilis.
Adapun jumlah kendaraan yang terdampak cukup signifikan. Diperkirakan lebih dari 68.000 unit Hyundai Palisade model 2026 di Amerika Utara masuk dalam program recall akibat potensi cacat pada sistem kursi elektrik tersebut.
Sebagai informasi, Hyundai Palisade merupakan SUV flagship Hyundai di segmen menengah yang pertama kali diperkenalkan pada 2018 dan menjadi salah satu model unggulan di berbagai pasar global.
Langkah penghentian penjualan ini menunjukkan keseriusan Hyundai dalam menangani isu keselamatan, sekaligus menjadi pengingat pentingnya sistem keamanan aktif yang andal pada kendaraan modern.
Sumber: Berbagai Sumber (DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login