Newestindonesia.co.id, Media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan kisah seorang bocah asal Kota Ternate bernama Altaf. Meski memiliki kemampuan luar biasa dalam berbicara bahasa Inggris secara otodidak, Altaf justru harus menelan pil pahit karena kerap menjadi sasaran perundungan (bullying) oleh teman-temannya.
Dilansir melalui Kompas (28/3), Kejadian ini bermula dari curahan hati (curhat) ibu Altaf di hadapan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. Sang ibu menceritakan bahwa anaknya sering diejek hanya karena gemar menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.
Mendengar hal tersebut, Gubernur Sherly tidak tinggal diam. Ia mengundang Altaf secara pribadi untuk datang ke kediamannya pada Jumat (27/3/2026). Momen pertemuan hangat tersebut dibagikan Sherly melalui akun Instagram pribadinya, @s_tjo.
Percakapan Penuh Keakraban
Setibanya di ruang tamu, Altaf menyambut Gubernur dengan santun, mencium tangan, dan memperkenalkan diri. Keduanya kemudian duduk bersama di sebuah sofa dan berbincang dengan sangat akrab menggunakan bahasa Inggris.
Dalam percakapan tersebut, Sherly menanyakan alasan Altaf begitu menyukai bahasa Inggris. “Kenapa kamu suka bahasa Inggris?” tanya Sherly dalam bahasa Inggris. Altaf pun menjawab dengan lancar bahwa ia belajar sendiri demi meraih cita-citanya.
Di tengah suasana santai, Sherly sempat melontarkan candaan. “Kamu suka musik atau berenang?” tanya Sherly. “Berenang,” jawab Altaf singkat. “Atau kamu suka uang?” goda Sherly yang disambut gelak tawa keduanya. “Tentu saja,” timpal Altaf jujur.
Curhat Perundungan dan Pesan Gubernur
Suasana berubah serius saat Sherly menanyakan perihal perundungan yang dialami Altaf. Altaf membenarkan bahwa ia sering mendapat komentar negatif dari lingkungan sekitarnya.
“Mereka bilang, kenapa kamu belajar bahasa Inggris? Kamu kan orang Ternate, kenapa harus belajar itu? Mereka mengatakannya berulang-ulang,” tutur Altaf menirukan ejekan teman-temannya.
Mendengar pengakuan itu, Sherly memberikan pembelaan dan motivasi yang sangat menyentuh. Ia mengaku sangat bangga dengan pencapaian Altaf yang mampu menguasai bahasa asing secara mandiri.
“Kamu belajar sendiri hingga memiliki kemampuan berbicara bahasa Inggris. Apa yang kamu miliki sekarang, saya sangat bangga padamu (I’m so proud of you),” tegas Sherly.
Ia juga memberikan pesan menohok bagi siapa saja yang melakukan aksi perundungan terhadap anak-anak yang ingin maju.
“Buat kalian yang tidak suka belajar bahasa Inggris, atau tidak bisa bahasa Inggris, jangan mem-bully yang bisa,” ujar Sherly dengan nada tegas.
Kepada Altaf dan anak-anak lain yang mengalami nasib serupa, Sherly berpesan agar tetap fokus pada mimpi dan mengabaikan komentar negatif. “Kalau kalian merasa di-bully karena berbicara bahasa Inggris, just ignore them (abaikan saja mereka). Teruslah belajar,” pungkasnya.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login