Newestindonesia.co.id, Keributan antar pengunjung terjadi di sebuah rumah makan di Kota Bogor, Jawa Barat dan viral di media sosial. Insiden tersebut dipicu aksi saling serobot saat antrean makanan, khususnya nasi.
Peristiwa itu terjadi di sebuah restoran di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bogor Tengah, pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Saat kejadian, kondisi tempat makan dilaporkan tengah ramai dipadati pengunjung.
Dalam video yang beredar, tampak sejumlah pria terlibat cekcok hingga adu fisik di dalam area restoran. Situasi memanas ketika keributan tak kunjung mereda di tengah antrean yang padat.
Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Waluyo, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebut keributan diduga dipicu oleh pengunjung yang saling berebut saat antre mengambil nasi.
“Sekitar pukul 20.00 terjadi diduga keributan berupa pengeroyokan yang disebabkan rebutan nasi di resto Bel Sambel,” kata Waluyo saat dikonfirmasi dikutip melalui detikNews.
Sempat Ada Pengunjung Bawa Samurai
Di tengah keributan, muncul seorang pria yang membawa senjata tajam menyerupai samurai. Aksi tersebut sempat membuat suasana semakin tegang.
Namun, menurut polisi, pria tersebut bukan bagian dari pelaku keributan, melainkan datang dengan tujuan untuk melerai.
“Untuk meredakan keributan dan atas inisiatif sendiri, datang saudara D, pemilik tenant lain, ke resto Bel Sambel dengan membawa samurai,” ujar Waluyo.
Pria tersebut kemudian berhasil diamankan oleh pegawai dan pengunjung lain di lokasi sehingga tidak terjadi hal yang lebih fatal.
Sempat Terjadi Dugaan Pengeroyokan
Dalam kejadian itu, polisi menerima informasi adanya seorang pengunjung yang sempat menjadi korban pengeroyokan oleh tiga orang lainnya.
“Pada saat itu diinfokan ada satu orang dikeroyok tiga orang tidak dikenal, sesama pengunjung,” jelas Waluyo.
Meski demikian, situasi berhasil dikendalikan sebelum menimbulkan korban serius.
Polisi Turun Tangan, Kasus Diselesaikan Damai
Keributan akhirnya berhasil diredam setelah petugas dari Polsek Bogor Tengah datang ke lokasi usai menerima laporan dari warga.
Polisi memastikan situasi telah kondusif dan para pihak yang terlibat sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara damai.
“Kejadian berakhir saat piket Polsek datang ke lokasi dan mengamankan. Berakhir dengan perdamaian. Tidak ada korban luka,” pungkas Waluyo.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login