Newestindonesia.co.id, Serangan anjing liar kembali terjadi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Kali ini, seorang balita menjadi korban setelah diserang dua ekor anjing liar hingga mengalami luka serius di bagian kepala dan paha.
Peristiwa tersebut terjadi di wilayah perbatasan Desa Bakka-Bakka dan Desa Banua Baru, Kecamatan Wonomulyo. Korban dilaporkan selamat setelah mendapatkan pertolongan dari keluarga yang berada di lokasi kejadian.
Kepala desa setempat, Sudirman, mengaku belum dapat memastikan apakah anjing yang menyerang korban terinfeksi rabies atau tidak.
“Tidak tahu apakah itu anjing gila atau anjing liar. Korban diselamatkan keluarganya,” ujar Sudirman dikutip melalui detikSulsel.
Ia menduga, dua anjing yang menyerang balita tersebut merupakan bagian dari kawanan anjing liar yang sebelumnya juga menyerang anak-anak di wilayah yang sama.
“Kemungkinan itu kawanan anjing,” katanya.
Diduga Kawanan yang Sama
Sudirman menjelaskan, lokasi kejadian berada tidak jauh dari tempat sebelumnya terjadi serangan terhadap dua bocah kakak beradik. Karena itu, ada dugaan kuat bahwa pelaku serangan masih berasal dari kelompok anjing liar yang sama.
Menurutnya, keberadaan anjing liar tersebut masih meresahkan warga karena kerap terlihat berkeliaran di sekitar permukiman.
“Katanya masih ada itu anjing berkeliaran. Di sekitar lokasi kejadian tidak ada yang pelihara anjing,” jelasnya.
Warga pun kini berupaya melakukan pencarian dan penangkapan terhadap anjing-anjing tersebut guna mencegah jatuhnya korban berikutnya.
Rangkaian Serangan Sebelumnya
Sebelumnya, dua bocah kakak beradik juga menjadi korban serangan kawanan anjing liar di Desa Banua Baru, Kecamatan Wonomulyo. Dalam insiden itu, korban mengalami luka parah setelah diserang enam ekor anjing saat bermain di area persawahan.
Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga karena korban nyaris tidak dikenali saat diserang, bahkan penolong awal mengira tubuh korban adalah bangkai yang diseret kawanan anjing.
Sejumlah anjing liar sempat dilumpuhkan warga, namun sebagian lainnya dilaporkan masih berkeliaran.
Warga Diminta Waspada
Rentetan kejadian ini membuat warga di wilayah tersebut meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap anak-anak yang beraktivitas di luar rumah.
Selain itu, pihak terkait juga diharapkan segera melakukan penanganan, termasuk kemungkinan pemeriksaan rabies serta pengendalian populasi anjing liar di kawasan tersebut.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login