Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Digerebek Tengah Malam! Supervisor Hingga Waiters Kelab Jaksel Terlibat Narkoba

Foto: Barang bukti narkoba di kelab malam Jakarta Selatan (dok.istimewa)

Newestindonesia.co.id, Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri membongkar praktik peredaran narkotika di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Dalam pengungkapan ini, polisi menetapkan lima orang tersangka dengan peran berbeda, mulai dari waiters hingga supervisor kelab.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi adanya transaksi narkotika di lokasi tersebut.

“Bareskrim Polri mendapatkan informasi adanya peredaran narkotika di salah satu tempat hiburan malam di wilayah Jakarta Selatan,” ujar Eko dalam keterangannya, Rabu (18/3/2026).

Modus: Pesan Narkoba Lewat Pelayan

Pengungkapan dilakukan melalui operasi penyamaran (undercover buy) oleh tim gabungan yang dipimpin Kasubdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Handik Zusen bersama Satgas NIC.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam operasi tersebut, petugas memesan narkotika melalui seorang pelayan bernama Rizky Fridayanti alias Kiki.

Awalnya, Kiki mengaku tidak mengetahui terkait permintaan tersebut. Namun, ia kemudian meneruskan permintaan ke captain Memo Hasian Nababan alias Sean, yang selanjutnya menghubungi supervisor Rully Endrae.

Rully lalu menghubungi penyedia narkotika, Farid Ridwan. Tak lama kemudian, Ridwan datang ke salah satu ruangan kelab dengan membawa barang terlarang tersebut.

Sekitar pukul 01.30 WIB, petugas langsung mengamankan Ridwan di lokasi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Barang Bukti: Ekstasi hingga Cairan Diduga Etomidate

Dari tangan Ridwan, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 10 butir ekstasi berwarna pink yang dikemas dalam plastik klip serta dua pods berisi cairan yang diduga mengandung etomidate.

Dari hasil interogasi, Ridwan mengaku mendapatkan barang tersebut dari Erwin Septian alias Ewing. Ia juga menyebut dirinya diajak bekerja oleh Ewing untuk mengedarkan narkoba di klub malam tersebut.

Baca juga:  Cegah Pembobolan Saat Mudik, Polisi Intensif Patroli Permukiman Di Jakarta Barat

Barang tersebut diketahui berasal dari seseorang berinisial “Koko”. Dalam praktiknya, narkotika disimpan dalam brankas sebelum diedarkan kepada pengunjung.

Sistem Terstruktur di Dalam Kelab

Polisi mengungkap adanya pola kerja terstruktur dalam peredaran narkoba di tempat hiburan tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Peran masing-masing pelaku mulai dari waiters yang menerima permintaan pelanggan, captain yang menghubungkan ke supervisor, hingga supervisor yang memproses pesanan setelah mendapat persetujuan pihak tertentu.

“Rully Endrae berperan sebagai supervisor yang memproses pesanan narkotika setelah mendapat persetujuan,” kata Eko.

Temuan Narkoba di Sejumlah Ruangan

Dalam penggeledahan, polisi menemukan berbagai barang bukti tambahan di sejumlah ruangan kelab, di antaranya:

  • Sisa serbuk ketamin dan alat hisap di beberapa room
  • Balon bekas penggunaan gas nitrous oxide (whip pink)
  • Sembilan tabung gas whip
  • Dua brankas berisi narkotika dan uang hasil penjualan

Bandar Ditangkap di Bekasi

Pengembangan kasus dilakukan dengan analisis teknologi informasi untuk melacak keberadaan Ewing. Ia akhirnya ditangkap di kawasan Bintara, Bekasi, pada Selasa (17/3) malam.

Dalam pemeriksaan awal, Ewing mengaku mendapatkan narkotika dari sosok berinisial “Koko”. Ia bersama Ridwan disebut menerima upah sebesar Rp15 juta.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Ridwan dan Ewing diberi upah oleh ‘Koko’ sebesar Rp 15 juta,” ujar Eko.

Daftar 5 Tersangka

Polisi menetapkan lima orang tersangka dalam kasus ini, yaitu:

  1. Farid Ridwan (38) – penyedia dan pengedar
  2. Rully Endrae (41) – supervisor
  3. Memo Hasian Nababan alias Sean (27) – captain
  4. Rizky Fridayanti alias Kiki (23) – waiters
  5. Erwin Septian alias Ewing (36) – bandar

Seluruh tersangka beserta barang bukti telah diamankan ke Mabes Polri untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga:  Terungkap! Anak Influencer Diduga Alami Pelecehan Dan Bullying Di SMP Jakarta Timur

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Polisi akhirnya menangkap pengemudi mobil Mitsubishi Pajero Sport yang diduga melakukan tabrak lari terhadap seorang pedagang buah gerobak di kawasan Duren Sawit, Jakarta...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Polemik yang melibatkan dokter sekaligus kreator konten Richard Lee kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, sorotan datang dari pendakwah Hanny Kristianto yang mengingatkan...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Polemik potongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) terus bergulir. Kali ini, Aliansi gabungan 40 organisasi kemasyarakatan (ormas)...

Regional

Newestindonesia.co.id, Dua sejoli di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, ditangkap aparat kepolisian setelah diduga menyiarkan hubungan intim secara langsung melalui aplikasi Tevi. Dari aktivitas tersebut,...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus dugaan pencabulan yang melibatkan seorang pengasuh pondok pesantren di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggemparkan masyarakat. Seorang kiai berinisial AS yang merupakan pengasuh...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar mengamankan tiga warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat praktik prostitusi online di Bali. Ketiganya terdiri dari...

Regional

Newestindonesia.co.id, Aparat kepolisian menangkap seorang pria asal Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, setelah diduga melakukan tindak kekerasan seksual terhadap anak tirinya yang masih berusia...

Regional

Newestindonesia.co.id, Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mendesak Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi mengambil langkah tegas terhadap oknum dosen berinisial DK yang...

Advertisement