Newestinodnesia.co.id, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menargetkan kegiatan Car Free Day (CFD) dapat aktif dilaksanakan di seluruh 514 kabupaten dan kota di Indonesia pada tahun 2026. Program ini diharapkan menjadi ruang partisipasi masyarakat untuk berolahraga sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Car Free Day merupakan kegiatan pembatasan kendaraan bermotor di ruas jalan tertentu pada waktu tertentu, biasanya pada akhir pekan atau hari libur. Jalan yang bebas kendaraan tersebut kemudian dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas seperti berjalan kaki, berlari, bersepeda, hingga senam bersama.
Menpora Erick Thohir menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam meningkatkan budaya olahraga masyarakat Indonesia.
Ia mengatakan, “Kami ingin mendorong agar indeks partisipasi olahraga meningkat dan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia lebih baik,” dikutip melalui Antara.
Menurut Erick, CFD bukan hanya sekadar agenda rekreasi mingguan, tetapi dapat menjadi gerakan nasional yang melibatkan masyarakat luas dalam aktivitas fisik. Dengan semakin banyak daerah yang menyelenggarakan CFD secara rutin, diharapkan masyarakat semakin mudah mengakses ruang publik untuk berolahraga.
Dorong partisipasi olahraga masyarakat
Kementerian Pemuda dan Olahraga menilai bahwa Car Free Day dapat menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap aktivitas fisik. Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya berolahraga secara mandiri, tetapi juga berinteraksi dengan berbagai komunitas olahraga yang biasanya turut memanfaatkan ruang tersebut.
CFD juga sering dimanfaatkan oleh berbagai komunitas, mulai dari komunitas lari, sepeda, hingga senam aerobik. Selain itu, kegiatan ini juga dapat menjadi ruang interaksi sosial yang positif di tengah masyarakat perkotaan.
Selain memberikan manfaat kesehatan, kegiatan ini juga dapat mendorong munculnya aktivitas ekonomi masyarakat. Banyak pelaku usaha kecil dan pedagang yang memanfaatkan momen Car Free Day untuk menjajakan produk kuliner, minuman, maupun berbagai produk lainnya.
Bagian dari pembudayaan olahraga nasional
Program perluasan Car Free Day juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun budaya olahraga di masyarakat. Pemerintah menilai bahwa olahraga tidak hanya dilakukan di fasilitas olahraga formal, tetapi juga dapat dilakukan di ruang publik yang mudah dijangkau masyarakat.
Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Menpora juga menyebutkan bahwa jumlah daerah yang rutin menggelar Car Free Day sempat mengalami penurunan dibandingkan sebelum pandemi COVID-19. Oleh karena itu, pemerintah ingin kembali mendorong daerah untuk mengaktifkan kegiatan tersebut secara konsisten.
Dengan target penyelenggaraan di seluruh 514 kabupaten/kota, pemerintah berharap kegiatan Car Free Day dapat menjadi gerakan nasional yang memperkuat budaya hidup sehat sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login