Newestindonesia.co.id, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya ideologi serta strategi yang jelas dalam kepemimpinan daerah. Menurutnya, seorang pemimpin daerah harus memiliki landasan nilai yang kuat agar tidak mudah terombang-ambing dalam mengambil kebijakan.
Hal tersebut disampaikan Bima Arya saat memberikan kuliah umum di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (USU), Medan. Ia menilai kepemimpinan daerah saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks sehingga membutuhkan arah pembangunan yang jelas dan berkelanjutan.
“Jadi pemimpin itu harus punya ideologi. Harus punya pemikiran yang paling mendasar tentang nilai yang diyakini. Kalau enggak maka pemimpin itu akan terombang-ambing,” kata Bima Arya.
Menurut Bima, ideologi pembangunan yang dimiliki kepala daerah harus mengarah pada pembangunan yang ramah lingkungan, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan demikian, setiap kebijakan yang diambil tidak hanya menyelesaikan persoalan jangka pendek, tetapi juga menjaga keberlangsungan pembangunan di masa depan.
Mantan Wali Kota Bogor itu menambahkan bahwa ideologi saja tidak cukup. Seorang pemimpin juga harus mampu menerjemahkan nilai yang diyakini ke dalam strategi konkret yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Pemimpin itu kan adalah agen harapan. Kalau harapan itu enggak dipenuhi, selesai pemimpin itu. Karena itu istilah saya adalah mencicil harapan,” ujarnya.
Selain itu, Bima Arya juga menyoroti pentingnya kemampuan kepala daerah dalam mengelola berbagai kepentingan politik maupun sosial di tengah dinamika pemerintahan. Menurut dia, pemimpin harus memiliki batas toleransi yang jelas terhadap hal-hal yang bertentangan dengan hati nurani dan nilai dasar kepemimpinan.
“Menjadi pemimpin itu harus punya ambang batas. Sejauh mana kita punya toleransi terhadap hal-hal yang tidak sesuai dengan hati nurani dan nilai,” tutur Bima.
Dalam kesempatan sebelumnya, Bima Arya juga menyebut bahwa fase kepemimpinan daerah saat ini penuh tantangan. Ia menilai kepala daerah harus mampu mempercepat sinkronisasi program pemerintah pusat dengan kebutuhan di daerah agar pembangunan berjalan optimal.
Ia pun mendorong pemerintah daerah untuk terus melakukan akselerasi pembangunan serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, terutama dalam mendukung berbagai program nasional.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp


