Newestindonesia.co.id, Kapolsek Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho bersama salah satu anggotanya menjadi korban pemukulan saat berusaha melerai perkelahian dua kelompok pemuda di Desa Krajan Kulon, Kecamatan Kaliwungu, Minggu (8/3/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB saat polisi tengah melakukan patroli rutin sekaligus pengamanan tradisi membangunkan sahur di wilayah tersebut. Akibat kejadian itu, dua orang pemuda yang diduga sebagai pelaku pemukulan berhasil diamankan polisi.
Kapolsek Kaliwungu AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho membenarkan adanya insiden tersebut.
“Benar mas, saya dan anggota sempat dipukuli saat berusaha melerai perkelahian dua kelompok pemuda. Kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 04.00 WIB di Desa Krajan Kulon, Kecamatan Kaliwungu,” kata Nindya saat dikonfirmasi dikutip melalui detikJateng.
Kronologi Kejadian
Nindya menjelaskan, peristiwa bermula ketika dirinya bersama tiga anggota Polsek Kaliwungu sedang melakukan patroli keliling di wilayah tersebut. Patroli dilakukan sebagai bagian dari kegiatan rutin sekaligus pengamanan tradisi ngangklang atau membangunkan warga untuk sahur selama bulan Ramadan.
Saat patroli berlangsung, petugas menerima laporan dari warga mengenai adanya keributan yang melibatkan dua kelompok pemuda di sekitar depo ban di Desa Krajan Kulon.
“Awalnya kami sedang melakukan patroli keliling karena memang rutin dilakukan sekaligus pengamanan tradisi ngangklang saat sahur. Saat patroli itulah, kami dapat informasi kalau terjadi perkelahian dua kelompok pemuda di sekitar depo ban di Desa Krajan Kulon,” jelasnya.
Mendapat laporan tersebut, petugas langsung menuju lokasi. Di tempat kejadian, polisi mendapati sejumlah pemuda sedang terlibat adu mulut hingga perkelahian.
Petugas yang tiba di lokasi kemudian turun dari kendaraan untuk melerai keributan tersebut.
“Kami yang ada di dalam mobil langsung turun dan berusaha melerai mereka,” terangnya.
Namun, situasi justru memanas. Sejumlah pemuda yang terlibat keributan tidak mengindahkan imbauan petugas dan malah menyerang polisi yang berusaha melerai.
Kapolsek dan Anggota Jadi Korban
Dalam insiden tersebut, Kapolsek Kaliwungu dan salah satu anggotanya, Brigadir Hendy, menjadi korban pemukulan oleh sekelompok pemuda.
“Anggota saya didorong lalu dipukuli dan saya pun sempat dipukul,” ungkap Nindya.
Meski sempat mendapat serangan, petugas berhasil mengendalikan situasi dan mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku pemukulan terhadap polisi.
“Lalu salah satu pelaku yang sedang memukuli anggota saya tarik dan saya amankan. Termasuk yang satunya juga sudah diamankan anggota lainnya,” tambahnya.
Dua Pelaku Diamankan Polisi
Polisi menyebut sedikitnya dua orang telah diamankan dalam peristiwa tersebut.
Keduanya yakni MH (20), warga Dukuh Gambiran, Desa Sumberejo, Kecamatan Kaliwungu dan AF (18), warga Dukuh Kandangan, Desa Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu.
Saat diamankan, keduanya diduga dalam kondisi mabuk akibat mengonsumsi minuman keras.
“Waktu diamankan kondisi keduanya mabuk dan saat ini masih kami lakukan pemeriksaan di Polsek Kaliwungu,” pungkasnya.
Peristiwa pemukulan terhadap polisi ini juga sempat viral di media sosial setelah beredar video yang memperlihatkan keributan antara sekelompok pemuda dan aparat kepolisian di lokasi kejadian.
Polisi kini masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap para pelaku untuk mendalami kronologi serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kejadian tersebut.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login