Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Terungkap! Pelaku Pembunuhan Pasutri Pakistan Yang Mayatnya Ditemukan Di Mobil Berhasil Ditangkap

Foto: iStock/urbazon

Newestindonesia.co.id, Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan pasangan suami istri (pasutri) warga negara Pakistan yang jasadnya ditemukan di dalam mobil di kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Korban diketahui bernama Mohammad Afzal (56) dan Firza Afzal (47). Kedua korban sebelumnya dilaporkan hilang sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sebuah kendaraan yang terparkir di halaman rumah kosong di wilayah tersebut.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto membenarkan bahwa pelaku pembunuhan telah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.

“Sudah (diamankan dan dibawa ke Mako Polres Bogor),” kata Wikha, Selasa (3/3/2026).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Saat ini pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik untuk mengungkap secara lengkap motif serta kronologi kejadian.

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo mengatakan proses pemeriksaan terhadap pelaku masih berlangsung.

“Pelaku berhasil diamankan dan dalam pemeriksaan ya,” kata Anggi.

Penemuan Jasad di Dalam Mobil

Kasus ini mencuat setelah ditemukan sebuah minibus yang terparkir di Jalan Raya Padalarang–Cianjur, Kabupaten Bandung Barat. Di dalam kendaraan tersebut ditemukan dua jasad korban yang diketahui merupakan pasangan suami istri.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Teguh Kumara mengatakan penemuan jasad tersebut bermula dari informasi yang diperoleh pihak kepolisian setelah pelaku diamankan.

“Kami menelusuri sepanjang Jalan Raya Padalarang ini dan menemukan satu kendaraan roda empat yang terparkir di sebuah halaman rumah kosong ya, di dalamnya ada 2 mayat,” kata Teguh.

Polisi kemudian mengevakuasi kedua jasad tersebut untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Menurut informasi yang dihimpun, korban diketahui merupakan warga yang tinggal di wilayah Cisarua, Kabupaten Bogor. Bahkan suami korban disebut telah memiliki KTP Indonesia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Ya berdasarkan informasi begitu (WNA Pakistan), cuma untuk suaminya itu sudah punya KTP atau sudah jadi WNI,” kata Teguh.

Baca juga:  Lesbian Terdakwa Pemerkosaan Di Mojokerto Klaim Jadi Korban Love Scamming

Dugaan Pembunuhan Terjadi di Bogor

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menduga pembunuhan terjadi di wilayah Kabupaten Bogor, sebelum jasad korban dibawa menggunakan mobil dan dibuang di kawasan Padalarang untuk menghilangkan jejak.

Kasus ini terungkap setelah kerabat korban merasa curiga karena rumah korban berada dalam kondisi tidak wajar. Polisi kemudian menemukan sejumlah kejanggalan di lokasi yang diduga menjadi tempat kejadian perkara.

Di dalam rumah tersebut ditemukan kondisi yang berantakan serta adanya bercak darah, yang kemudian memicu penyelidikan lebih lanjut oleh aparat kepolisian.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Korban Mengalami Luka Senjata Tajam

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan kedua korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di dalam kendaraan.

“Di dalam kendaraan tersebut ditemukan satu orang laki-laki dan satu orang perempuan yang tertutup karung dan terpal penutup mobil, telah meninggal dunia,” kata Hendra.

Ia menambahkan bahwa korban mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam.

“Terdapat luka sabetan senjata tajam pada bagian wajah, perut, dan punggung kedua korban,” ujar Hendra.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Jenazah kedua korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk proses autopsi guna memastikan penyebab kematian secara medis.

Polisi Dalami Motif Pembunuhan

Hingga kini, polisi masih mendalami motif di balik pembunuhan tersebut serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.

Penyidik juga terus mengumpulkan bukti serta memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan pasangan suami istri tersebut tewas.

Kasus ini masih dalam penanganan Satreskrim Polres Bogor dan pengembangan penyidikan masih terus dilakukan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

(DAW)

Baca juga:  Ramai Penangkapan Jurnalis Morowali, Ini Penjelasan Resmi Polri
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus dugaan kekerasan seksual di lingkungan pondok pesantren kembali mencuat. Seorang pimpinan pondok pesantren di Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat...

Regional

Newestindonesia.co.id, Seorang mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang diduga menjadi korban pengeroyokan oleh puluhan mahasiswa satu jurusan hingga mengalami luka serius. Kasus ini viral di...

Regional

Newestindonesia.co.id, Polisi menetapkan seorang sopir bus TransJakarta berinisial Y sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan adu banteng dua armada bus di jalur layang Koridor 13...

Regional

Newestindonesia.co.id, Aksi percobaan penjambretan terhadap seorang nenek terjadi di kawasan Jelambar, Jakarta Barat. Pelaku bahkan sempat kembali ke lokasi dan berpura-pura menolong korban yang...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus penganiayaan terhadap seorang perempuan di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, yang sempat viral di media sosial akhirnya menemui titik terang. Hasil autopsi mengungkap...

Regional

Newestindonesia.co.id, Aparat kepolisian menggelar patroli di sejumlah titik rawan tawuran di wilayah Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan patroli tersebut dilakukan mulai malam...

Regional

Newestindonesia.co.id, Tim kuasa hukum tersangka pembunuhan mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Radiet Adiansyah, secara mengejutkan mengundurkan diri secara bersamaan. Sebanyak sepuluh pengacara yang sebelumnya mendampingi...

Regional

Newestindonesia.co.id, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengaku belum dapat memastikan pemberian tunjangan hari raya (THR) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu...

Advertisement