Newestindonesia.co.id, Presiden RI Prabowo Subianto mengunjungi Museum Nasional Indonesia di Jakarta dalam rangka meninjau koleksi artefak bersejarah sekaligus memperkuat pesan pentingnya pelestarian warisan budaya bangsa. Dalam kunjungan tersebut, Presiden didampingi Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama sejumlah pejabat terkait.
Kunjungan yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa ini juga dihadiri Wakil Menteri Kebudayaan, Direktur Jenderal, Kepala Museum dan Cagar Budaya (MCB), serta jajaran kementerian. Turut hadir Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Selama berada di museum, Presiden Prabowo meninjau berbagai ruang pameran yang menampilkan koleksi penting perjalanan sejarah Indonesia. Beberapa di antaranya termasuk ruang pameran sejarah awal peradaban, koleksi arca di Taman Arca, hingga pameran fotografi bertajuk “Negeri Elok” yang menggambarkan perkembangan sejarah dan kebudayaan Nusantara.
Presiden juga melihat sejumlah artefak bersejarah, termasuk patung kuno dan kerangka hewan purba yang menjadi bagian dari koleksi penting museum. Kunjungan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya mempelajari sejarah bangsa.
Dalam keterangannya, Prabowo menegaskan bahwa memahami artefak sejarah merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran nasional.
“Mempelajari artefak bersejarah dan warisan budaya bangsa menjadi pengingat bahwa peradaban besar lahir dari pengetahuan dan penghargaan terhadap masa lalu bangsa kita,” kata Prabowo.
Menurut Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Presiden mengapresiasi penataan baru Museum Nasional Indonesia yang dinilai semakin baik dalam menampilkan sejarah peradaban Nusantara.
Fadli mengatakan, Presiden berharap museum tidak hanya menjadi tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga pusat edukasi dan inspirasi bagi masyarakat luas.
“Presiden senang sekali dengan penataan baru Museum Nasional Indonesia, termasuk pameran sejarah awal peradaban dan pameran ‘Negeri Elok’. Presiden berharap museum-museum di daerah juga dapat terus ditata dan dikembangkan,” ujar Fadli Zon.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga bertemu dengan peserta Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya, khususnya dari bidang seni rupa. Sekitar 15 peserta dari berbagai daerah hadir dan akan diseleksi untuk mengikuti program residensi seni rupa dalam festival seni rupa internasional.
Museum Nasional Indonesia sendiri merupakan salah satu lembaga penyimpanan dan pelestarian warisan budaya terbesar di Tanah Air. Museum ini menyimpan lebih dari 140.000 koleksi yang mencakup artefak budaya manusia, benda sejarah, hingga koleksi alam yang memiliki nilai penting bagi peradaban Indonesia.
Sepanjang bulan Ramadan 2026, Museum Nasional juga menghadirkan berbagai program publik untuk menarik minat masyarakat, seperti workshop seni, tur edukatif, hingga pertunjukan budaya yang dirancang sebagai kegiatan rekreatif sekaligus reflektif bagi pengunjung.
Kunjungan Presiden ke Museum Nasional dinilai menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap penguatan identitas budaya bangsa serta upaya menjadikan museum sebagai ruang pembelajaran sejarah yang lebih hidup bagi generasi muda.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login