Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Nasional

Oknum Brimob Dipecat Usai Penganiayaan Siswa MTs Di Tual, Komnas HAM Soroti Transparansi Sidang

Kepala Sekretariat Komnas HAM Provinsi Maluku, Sutikno. (tangkapan layar)

Newestindonesia.co.id, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memberikan apresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) atas keputusan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) seorang oknum anggota Brigade Mobil (Brimob) yang terlibat penganiayaan seorang siswa SMP hingga tewas di Kota Tual, Maluku. Keputusan ini diambil dalam sidang etik yang digelar oleh Kepolisian Daerah (Polda) Maluku pada Selasa pagi (24/2).

Kepala Sekretariat Komnas HAM Provinsi Maluku, Sutikno, menyatakan terima kasih kepada Polda Maluku karena telah merespons cepat sejak terjadinya kasus tersebut. Menurutnya, langkah tegas Polri mencerminkan komitmen penegakan hukum terhadap anggotanya sendiri.

“Pertama-tama mengucapkan terima kasih Polda Maluku yang sudah merespons cepat kasus penganiayaan oleh anggota Brimob di Kota Tual yang mengakibatkan anak di bawah umur berusia 14 tahun meninggal dunia. Kami juga mengapresiasi langkah yang dilakukan Polda karena sudah melakukan proses kepada terduga atau terlapor dalam hal sidang kode etik,” kata Sutikno di Polda Maluku, Selasa (24/2/2026) dikutip detikNews.

Sutikno yang turut hadir dalam proses sidang etik menyebut sidang berlangsung secara transparan dan akuntabel. Ia berharap keputusan PTDH yang dijatuhkan kepada oknum Brimob dapat memberikan rasa keadilan kepada keluarga korban yang kehilangan anaknya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Sidang ini berlangsung secara transparan, akuntabel, dan ada unsur kehati-hatian dalam pembacaan putusan sidang kode etik… semoga putusan ini bisa memberikan rasa keadilan kepada keluarga yang kehilangan anaknya,” tambahnya.

Komnas HAM juga menegaskan akan terus mengawal serta mengawasi proses hukum selanjutnya terhadap kasus pelanggaran tersebut, termasuk proses pidana yang tengah berjalan.

Pemberhentian Tidak Dengan Hormat Bripda MS

Oknum Brimob Polda Maluku, berinisial Bripda MS, dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran kode etik kepolisian yang berujung pada kematian seorang siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) berinisial AT (14). Sidang etik yang dipimpin oleh Komisi Kode Etik Polri menghasilkan beberapa putusan, yakni:

Baca juga:  Oknum Prajurit TNI Aniaya Sopir Taksi Online Di Tangsel, Denpom Langsung Turun Tangan
  • Perilaku terlapor dinyatakan sebagai perbuatan tercela.
  • Penempatan pada tempat khusus selama empat hari.
  • Pemberhentian tidak dengan hormat sebagai anggota Polri.

Kepala Bidang Humas Polda Maluku, Kombes Rusitah Umasugi, menyampaikan bahwa nilai pikir-pikir diberikan kepada Bripda MS atas hasil putusan tersebut.

Atensi Kapolri dalam Kasus Ini

Kapolda Maluku, Irjen Dadang Hartanto, menjelaskan bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memberikan perhatian khusus dalam penanganan kasus ini. Instruksi tegas diberikan agar proses hukum dilaksanakan secara transparan, tuntas, dan memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Irjen Dadang juga menyebutkan tim pengawas internal dan eksternal turun langsung untuk memastikan pemeriksaan berlangsung menyeluruh, termasuk keterlibatan Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Mabes Polri serta tim dari Itwasum Polri.

Konteks Kasus & Reaksi Publik

Kasus penganiayaan yang menewaskan siswa berusia 14 tahun ini telah menjadi sorotan publik nasional. Selain Komnas HAM, sejumlah pihak termasuk anggota legislatif dan kelompok advokasi HAM sebelumnya menuntut agar proses hukum dilakukan secara transparan dan profesional.

Media nasional dan berbagai organisasi masyarakat sipil juga menyerukan agar kejadian itu menjadi momentum perbaikan budaya penegakan hukum internal di tubuh kepolisian dan menguatkan perlindungan terhadap hak asasi manusia.

Kasus ini mencerminkan dinamika penegakan hukum internal di institusi penegak hukum sendiri. Keputusan PTDH yang tegas, apresiasi dari Komnas HAM, serta perhatian dari pimpinan Polri diharapkan dapat memberikan contoh bagi penyelesaian kasus serupa di masa depan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang
Baca juga:  Proyek Lift Nusa Penida Resmi Disetop Sementara Usai Viral Dan Tuai Polemik

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Polisi berhasil mengungkap kasus pembegalan terhadap seorang petugas pemadam kebakaran (damkar) di kawasan Gambir, Jakarta Pusat. Dalam pengungkapan tersebut, aparat menangkap lima pelaku...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperkuat langkah penanganan kejahatan digital yang terus mengalami peningkatan dalam...

Regional

Newestindonesia.co.id, Gempa bumi dengan magnitudo 4,0 mengguncang wilayah timur laut Daruba, Maluku Utara, pada Jumat (10/4/2026) pukul 21.50 WIB. Informasi tersebut disampaikan oleh BMKG....

Regional

Newestindonesia.co.id, Seorang oknum anggota kepolisian viral di media sosial setelah mengunggah video yang memperlihatkan uang tunai dalam jumlah besar yang ditaksir mencapai miliaran rupiah....

Regional

Newestindonesia.co.id, Seorang pria bernama Dodi Muhammad (29) ditemukan tewas dalam kondisi tangan dan kaki terikat di pekarangan rumah warga di Kota Medan, Sumatera Utara....

Regional

Newestindonesia.co.id, Dua pria kakak beradik yang berprofesi sebagai juru parkir (jukir) di sebuah kafe di Bandar Lampung, Lampung, ditangkap polisi setelah melakukan penganiayaan terhadap...

Regional

Newestindonesia.co.id, Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi dengan menyemburkan abu vulkanik setinggi sekitar 1.500 meter di atas puncak gunung,...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengambil langkah cepat dengan mengerahkan personel tambahan ke wilayah Papua Tengah dan Maluku Utara guna memperkuat keamanan dan...

Advertisement