Newestindonesia.co.id, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Sandi Nugroho memimpin langsung pelaksanaan pemeriksaan tes urine terhadap seluruh personel di lingkungan Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel), Senin siang ini. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen tegas institusi terhadap pemberantasan penyalahgunaan narkotika di internal kepolisian.
Tes urine digelar di Lantai 2 Gedung Presisi Polda Sumsel dan diawali dengan pemeriksaan yang dilakukan oleh Kapolda sendiri bersama Wakapolda serta para Pejabat Utama. Selanjutnya, pemeriksaan secara menyeluruh dilakukan kepada seluruh personel Polda Sumsel yang hadir.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo melalui video conference terkait Analisa dan Evaluasi Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas).
Dalam sambutannya, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa kegiatan cek urine ini mempertegas komitmen institusi terhadap kebijakan zero tolerance atau tanpa toleransi bagi anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.
“Dengan adanya kegiatan cek urine ini, Polda Sumsel berkomitmen menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap penyalahgunaan narkoba oleh anggota Polri,” ujar Kombes Nandang.
Menurut Kombes Nandang, penegakan hukum di lingkungan internal kepolisian merupakan fondasi utama sebelum institusi menegakkan hukum kepada masyarakat. Ia menegaskan penindakan akan dilakukan tanpa pandang bulu, sesuai aturan yang berlaku.
“Setiap pelanggaran akan diproses secara disiplin, kode etik, maupun pidana sesuai ketentuan yang berlaku tanpa pandang bulu,” tambahnya.
Pemeriksaan urine terhadap personel Polda Sumsel ini dilaksanakan di bawah pengawasan ketat Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam). Seluruh prosedur medis juga dilakukan sesuai standar untuk mencegah manipulasi hasil tes.
Langkah Preventif dan Penegakan Hukum
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya institusi Polri yang lebih luas dalam memastikan personel bebas dari narkotika dan menjamin profesionalisme. Langkah serupa sering dilakukan di berbagai satuan di seluruh Indonesia untuk menjaga integritas dan kepercayaan publik.
Tes urine massal dilakukan di berbagai wilayah sebagai respon atas kasus penyalahgunaan narkoba yang terjadi di lingkungan kepolisian dan juga masyarakat umum. Kebijakan ini sejalan dengan pernyataan pimpinan Polri di tingkat pusat tentang penegakan zero tolerance terhadap anggota yang terlibat dalam jaringan narkoba.
Dengan langkah nyata seperti ini, Polda Sumsel berharap seluruh personel tetap bersih dari penyalahgunaan narkotika dan menjunjung tinggi profesionalisme dalam penegakan hukum.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login