Newestindonesia.co.id – Jakarta, Tim Satgas Operasi Anti Tawuran 2026 dari Brimob Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur menangkap lima pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam (sajam) di kawasan Ciracas, Jakarta Timur pada Minggu (15/2). Operasi ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi dini terhadap potensi aksi kekerasan yang bisa mengganggu keamanan di ibu kota.
Dansat (Komandan Satuan) Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, mengatakan penangkapan itu bermula dari patroli rutin yang menyisir titik–titik rawan tawuran seperti Cawang, Condet, Pasar Rebo, Cipayung, hingga Ciracas.
Menurut Henik, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya program Kapolda Metro Jaya bertajuk ‘Jaga Jakarta’, yang fokus pada stabilitas dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah padat penduduk.
Dalam penindakan tersebut, petugas juga menyita lima unit telepon genggam sebagai barang bukti. Kelima pemuda itu kini diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengimbau agar masyarakat turut aktif menjaga lingkungan dan melapor kepada polisi apabila menemukan gangguan ketertiban.
“Lapor melalui layanan Call Center 110 apabila menemukan gangguan kamtibmas,” kata Budi.
Penangkapan ini terjadi di tengah serangkaian upaya polisi meningkatkan patroli dan operasi antitawuran di Jakarta. Sebelumnya, Brimob bersama jajaran kepolisian telah mengamankan sejumlah remaja yang diduga hendak tawuran di berbagai titik di Jakarta Timur, termasuk penemuan senjata tajam pada patroli beberapa minggu lalu.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login