Newestindonesia.co.id – Jatim, Sebuah video rekaman CCTV yang menunjukkan penganiayaan terhadap seorang pria asal Sidoarjo di kawasan Pasar Tapen, Kecamatan Kudu, Jombang, Jawa Timur menjadi viral di media sosial, Rabu (4/2/2026). Aksi yang awalnya diduga penculikan itu berhasil digagalkan oleh warga setempat yang mendengar teriakan minta tolong dari dalam mobil putih yang melintas di gang sempit pasar.
Korban diketahui bernama Daniriansyah, warga Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Dalam rekaman yang beredar, pria itu tampak berteriak meminta bantuan ketika pintu belakang mobil terbuka dan ada tiga orang tak dikenal berada di dalamnya. Warga yang curiga kemudian menghentikan mobil tersebut dan membantu menarik korban keluar.
Awal Kejadian dan Penyelamatan
Peristiwa bermula saat sebuah mobil berwarna putih melintas di gang sempit Pasar Tapen sekitar pukul 04.00 WIB Jumat (30/1/2026). Warga di sekitar pasar yang mendengar suara teriakan dari dalam kendaraan segera menghentikan laju mobil setelah merasa ada yang tidak beres.
“Warga dan Pedagang Pasar Tapen Gagalkan Insiden Penculikan,” demikian narasi yang menyertai video itu saat dibagikan di media sosial dikutip melalui detikJatim.
Setelah berhasil dievakuasi, Daniriansyah dibawa ke Polsek Kudu oleh warga bersama keluarganya untuk melapor. Selanjutnya, korban dibawa ke Polsek Tarik karena lokasi awal kejadian masuk wilayah hukum Polsek Tarik dan kemudian dirujuk ke Puskesmas Kudu untuk perawatan medis.
Penjelasan Polisi: Bukan Penculikan, Tapi Penganiayaan
Kapolsek Tarik AKP Heri Setyawan menjelaskan kepada wartawan bahwa kejadian tersebut bukan merupakan kasus penculikan, melainkan penganiayaan yang melibatkan korban. Menurut polisi, korban sempat dijemput oleh tiga orang yang tidak dikenal di rumah kosnya di wilayah Kecamatan Tarik, Sidoarjo, sebelum dibawa ke Jombang.
“Setelah pendalaman, lokasi kejadian berada di Desa Kramattemenggung, wilayah hukum Polsek Tarik,” ujar AKP Heri kepada detikJatim.
Motif Diduga Karena Utang Istri
Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga bahwa penganiayaan terjadi karena persoalan utang piutang. Istri korban disebut memiliki utang kepada para terduga pelaku yang belum dilunasi dalam waktu cukup lama. Karena belum dibayar, terduga pelaku kemudian mencari korban di rumah kosnya dan melakukan penganiayaan terhadapnya saat dalam mobil.
“Karena utang belum dibayar, para terduga pelaku mencari korban ke rumah kosnya di Tarik, lalu membawa dan melakukan penganiayaan,” tambah AKP Heri Setyawan.
Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan medis untuk sejumlah luka yang dideritanya. Sementara itu, identitas pelaku telah mulai dikantongi oleh pihak kepolisian, dan proses pengejaran masih terus berjalan.
Respons Warga dan Kepolisian
Warga sekitar Pasar Tapen yang ikut menghentikan kendaraan tersebut menyatakan mereka nekat membantu karena merasa curiga dengan teriakan dari dalam mobil. Aksi cepat warga dinilai telah menyelamatkan nyawa korban dari kemungkinan cedera yang lebih parah.
Pihak kepolisian berharap masyarakat yang memiliki rekaman ataupun informasi tambahan mengenai kejadian ini untuk segera berkoordinasi dengan pihak berwajib guna membantu proses penyidikan.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti Sekarang



You must be logged in to post a comment Login