Newestindonesia.co.id – Jakarta, Sebuah insiden medis mendebarkan terjadi di kabin pesawat Citilink Indonesia rute Jakarta–Bengkulu pada 4 Mei 2025 lalu. Seorang balita berusia sekitar 22 bulan tiba-tiba mengalami kejang saat pesawat Citilink QG 990 masih berada di darat saat proses boarding. Momen itu kemudian terekam dalam video dan viral di media sosial, memicu apresiasi luas dari publik atas kesigapan seorang dokter yang menjadi penumpang dalam pesawat tersebut.
Kejadian dan Reaksi Awak Pesawat
Kejadian bermula ketika balita yang duduk di kursinya tiba-tiba mengalami kejang yang cukup hebat sebelum pesawat lepas landas. Suasana kabin yang semula tenang berubah menjadi tegang saat teriakan orang tua penumpang terdengar meminta pertolongan.
Corporate Secretary & CSR Group Head PT Citilink Indonesia, Tashia Scholz, mengatakan:
“Benar telah terjadi insiden seorang penumpang bayi (infant) berusia 22 bulan mengalami kejang pada saat proses boarding masih berlangsung dan pesawat masih berada di darat.”
Dalam kondisi itu, seorang dokter spesialis anak yang kebetulan berada di dalam pesawat langsung turun tangan memberikan pertolongan. Tidak sendiri, ia dibantu kru pesawat untuk menyiapkan perlengkapan dan melakukan tindakan medis darurat.
Upaya Penanganan Medis di Kondisi Terbatas
Menurut berbagai rekaman video yang beredar di platform media sosial serta keterangan saksi penumpang, dokter tersebut terlihat melakukan beberapa langkah penting secara cepat, termasuk memberikan bantuan oksigen, menempatkan posisi tubuh anak agar aman dari tersedak, serta melakukan pengaturan suhu tubuh secara manual dengan membuka pakaian anak. Kondisi anak sempat membiru karena kejang yang terjadi.
Sebagai petugas medis yang sigap, dokter itu menyadari betul bahwa keterlambatan penanganan bisa berakibat fatal, bahkan berisiko menyebabkan kerusakan otak pada balita tersebut.
Baca di halaman selanjutnya >>>
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login