Newestindonesia.co.id – Sumsel, Kondisi akses jalan menuju Desa Sindang Laya dan Desa Mukti Karya di Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan terus memprihatinkan. Jalan utama yang selama ini menjadi jalur keluar masuk masyarakat rusak parah akibat cuaca buruk, hingga membuat kedua desa tersebut terisolir dan terancam kekurangan pasokan kebutuhan pokok.
Sekretaris Daerah (Sekda) Musi Rawas, Ali Sadikin, menyatakan bahwa karena jalur tersebut berada di dalam kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang dikelola oleh PT Hutan Musi Persada (MHP), maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tidak bisa memperbaikinya menggunakan anggaran negara.
“Jalan tersebut memang menjadi satu-satunya akses warga untuk keluar masuk desa. Namun saat ini kondisi jalan tengah rusak berat akibat cuaca buruk. Jalan itu juga berada di dalam kawasan hutan, sehingga pemerintah daerah tak bisa memperbaikinya dengan anggaran negara,” ujar Ali Sadikin, Rabu (7/1/2026).
Karena itu, Pemkab Musi Rawas telah mendesak PT MHP untuk segera mengambil tindakan perbaikan infrastruktur tersebut. Koordinasi antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan masih berlangsung, dan keputusan dari pimpinan perusahaan masih ditunggu.
Ali menambahkan bahwa harapannya perbaikan dapat dilakukan secepatnya, minimal melalui pengerasan jalan sehingga dapat dilewati kendaraan warga.
Sambil menunggu perbaikan, Pemkab juga meminta PT MHP memberikan bantuan logistik sembako kepada masyarakat dua desa terdampak. Hal ini dimaksudkan mengantisipasi kelangkaan bahan pokok akibat isolasi akses jalan.
Selain itu, Ali juga menginstruksikan pihak perusahaan untuk menyiagakan alat berat guna membantu kendaraan masyarakat yang terjebak ketika melewati kondisi jalan rusak.
“Setidaknya dengan ini masyarakat bisa keluar masuk desa sehingga hasil kebun mereka bisa dijual dan kebutuhan pokok sehari-hari mereka bisa masuk ke desa,” tambah Ali Sadikin.
Kondisi jalan yang semakin parah selama musim penghujan memicu kekhawatiran warga terhadap pasokan sembako dan mobilitas ekonomi. Kesulitan akses ini tak hanya menghambat pergerakan masyarakat, namun juga berdampak pada naiknya biaya transportasi dan harga kebutuhan pokok di desa.
Editor: DAW
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login