Newestindonesia.co.id – Jakarta, Pascapenggabungan usaha (merger) yang kini menjadi entitas baru bernama XLSmart, kinerja perusahaan telekomunikasi ini menunjukkan lonjakan signifikan di berbagai lini. Hingga akhir tahun 2025, jumlah pelanggan yang tercatat mencapai 73 juta pelanggan, mencerminkan penetrasi pasar yang kuat di tengah konsolidasi industri telekomunikasi nasional.
Menurut data yang dirilis perusahaan, pertumbuhan total pelanggan tersebut berjalan seiring dengan performa financial yang solid. Sepanjang 2025, XLSmart berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp42,5 triliun, mengalami kenaikan 23 persen secara tahunan (YoY) dibandingkan tahun sebelumnya.
EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) yang dinormalisasi naik 13 persen YoY menjadi Rp20,1 triliun dengan margin sekitar 47 persen. Sedangkan normalized profit after tax (laba bersih) meningkat tajam 63 persen YoY menjadi Rp3,0 triliun.
“Merger yang kami lakukan berjalan dengan sukses dan tahapan-tahapan integrasi bisa diselesaikan lebih cepat dari yang direncanakan. Target sinergi efisiensi yang lebih besar juga berhasil kami capai sehingga bisa memberikan ruang untuk meningkatkan margin pertumbuhan di tahun berikutnya,” ujar Presiden Direktur & CEO XLSmart, Rajeev Sethi di Jakarta, Rabu (18/2).
ARPU Meningkat, Kualitas Jaringan Terus Diperkuat
Selain pertumbuhan pelanggan, indikator moneter juga menunjukkan tren positif. ARPU — Average Revenue Per User — secara blended berada di kisaran Rp39,5 ribu. Secara kuartalan, ARPU pada Kuartal IV 2025 mencapai Rp44,8 ribu, naik dari Rp38,9 ribu pada kuartal sebelumnya. Hal ini mencerminkan efektivitas strategi monetisasi, simplifikasi produk, serta peningkatan pengalaman pelanggan setelah integrasi jaringan.
Dalam hal jaringan, kinerja pun menunjukkan peningkatan. Kecepatan download rata-rata pelanggan naik hingga 83 persen, memperkuat posisi XLSmart dalam memberikan layanan data berkualitas tinggi. Perusahaan juga mencatat total lebih dari 225 ribu unit BTS (Base Transceiver Station) di seluruh Indonesia, tumbuh sekitar 36 persen YoY, serta pertumbuhan trafik layanan data sebesar 38 persen YoY menjadi sekitar 14.566 Petabytes.
Gaspol 5G: Blanket Coverage di 33 Kota/Kabupaten
Salah satu fokus utama perusahaan di awal 2026 adalah percepatan layanan 5G. XLSmart secara agresif mengakselerasi transformasi digital dengan peluncuran jaringan 5G secara serentak di 33 kota dan kabupaten di Indonesia. Ekspansi ini memperkuat posisi merek XL Prepaid, XL Prio, AXIS, dan Smartfren di era digital.
Para pelanggan akan merasakan tiga keunggulan utama dari layanan 5G yang ditawarkan:
- Blanket city coverage (cakupan 5G merata),
- Auto 5G experience dengan kecepatan hingga 250 Mbps tanpa perlu pengaturan tambahan, serta
- Dedicated 5G spectrum yang memastikan konsistensi kualitas koneksi di area layanan.
Dengan basis pelanggan yang besar pascamerger, jaringan yang semakin kuat, serta kinerja keuangan yang solid, XLSmart optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang — terutama di tengah transisi industri menuju era konektivitas 5G secara menyeluruh.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login