Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Finansial

PFN Luncurkan Proyek Bioskop Negara Pertama, Target Dongkrak Persebaran Layar Film

Direktur Utama PFN, Riefian Fajarsyah atau yang lebih dikenal sebagai Ifan Seventeen. Foto: Dok. Istimewa

Newestindonesia.co.id – Jakarta, PT Produksi Film Negara (PFN) bersiap membangun bioskop milik negara pertama yang diberi nama Sinewara. Rencana ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama PFN, Riefian Fajarsyah atau yang lebih dikenal sebagai Ifan Seventeen, dalam rapat bersama Komisi VII DPR RI pada 2 Februari 2026.

Ifan menjelaskan, Sinewara akan menjadi pilot project yang diproyeksikan mendorong penyebaran bioskop serta mendukung karya sineas lokal yang saat ini masih menghadapi keterbatasan ruang tayang. Bioskop ini direncanakan dibangun di kawasan kantor PFN di Jalan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta Timur.

“Ahamdulillah untuk ke depan Insyaallah, PFN akan mendirikan bioskop negara pertama yang bernama Sinewara,” ujar Ifan saat rapat dengan anggota parlemen dikutip melalui detikFinance.

Menurutnya, proyek bioskop negara ini diharapkan menjadi stimulan dan pemicu bagi pemerintah daerah maupun investor lain untuk ikut mengembangkan jaringan bioskop di wilayah masing-masing melalui skema kemitraan atau menjadi shareholder.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ketimpangan Akses Bioskop di Indonesia

Dalam paparan datanya, Ifan mencatat bahwa jumlah bioskop di Indonesia saat ini baru mencapai sekitar 505 lokasi dengan total 2.401 layar. Sebagian besar masih terpusat di wilayah Pulau Jawa, yakni mencapai 70%, sementara Sumatera menyumbang 15% dan Kalimantan hanya sekitar 5%.

Ifan menilai angka tersebut jauh dari ideal bila dibandingkan dengan negara lain seperti India, China, maupun Amerika Serikat yang memiliki puluhan ribu layar.

“Kalau dibandingkan, Indonesia itu seharusnya mempunyai target ideal 20.000 layar, dan minimal setengahnya sekitar 10.000 layar,” tambah Ifan.

Dorong Pemerataan Penyebaran Layar

Data tersebut menunjukkan bahwa hanya sekitar 25–30% dari total kabupaten/kota di Indonesia yang memiliki akses bioskop. Hal ini turut menciptakan ketimpangan terutama bagi masyarakat di wilayah yang jauh dari pusat kota besar.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Melalui Sinewara, PFN berharap dapat membuka peluang bagi warga yang selama ini belum mudah mengakses hiburan berupa penayangan film di layar lebar, sekaligus memberi ruang bagi film-film Indonesia yang sering kesulitan bersaing di jaringan bioskop komersial besar.

Baca juga:  Setiap WNI Lahir Langsung Terdaftar BPJS Kesehatan, Ini Skema Baru Pemerintah

Tantangan Jadwal Penayangan Film Lokal

Ifan juga mengangkat tantangan lain yang selama ini dihadapi film nasional, khususnya terkait sistem penayangan di bioskop. Ia menyebut jadwal rilis film lokal yang hanya ditetapkan pada hari tertentu—misalnya hanya khusus hari Kamis—justru membatasi daya tahan tayang dan kesempatan penonton menemukan karya tersebut di layar lebar.

“Saat ini film Indonesia, film lokal itu tayang di layar bioskop setiap hari Kamis saja, di mana daya tahan penayangan filmnya itu sangat bergantung pada okupansi penonton,” jelas Ifan.

Menurutnya, mekanisme ini membuat banyak film berkualitas turun layar terlalu cepat karena tidak sempat menemukan penontonnya secara optimal. PFN mengusulkan dilakukan kajian ulang terhadap sistem proteksi atau screen quota yang lebih berpihak pada karya anak bangsa agar dapat bertahan lebih lama di layar.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Harapan untuk Industri Perfilman

Dengan hadirnya Sinewara, PFN berharap Indonesia memiliki ruang bioskop negara yang bisa menjadi wadah strategis baik untuk menampilkan film-film lokal maupun memacu pertumbuhan ekonomi kreatif di sektor perfilman. Inisiatif ini sekaligus membuka diskusi baru tentang peran negara dalam mendukung industri budaya yang selama ini didominasi sektor swasta.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Finansial

Newestindonesia.co.id, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan besar pada awal perdagangan pekan ini. Setelah melewati libur panjang, pasar saham Indonesia dibuka dengan...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan setelah bergerak melemah hingga menyentuh level Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS). Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran di...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Harga emas Antam pada Rabu, 13 Mei 2026 kembali menjadi perhatian masyarakat dan investor. Logam mulia masih dianggap sebagai salah satu instrumen investasi...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Investasi kini semakin mudah dilakukan seiring perkembangan teknologi digital. Jika dulu investasi identik dengan proses rumit dan membutuhkan modal besar, saat ini masyarakat...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, menyoroti dinamika pasar modal dan pasar uang di Indonesia yang dinilainya sedang berada dalam...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Memasuki usia 31 tahun ke atas menjadi fase kehidupan yang cukup penting bagi banyak orang. Pada usia ini, sebagian besar individu mulai menghadapi...

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Dalam sebuah hubungan, tidak sedikit perempuan merasa bingung ketika seorang pria yang awalnya terlihat serius tiba-tiba mulai menjaga jarak, membalas pesan lebih lama,...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Wakil Ketua DPRD Surabaya, Laila Mufidah, mengapresiasi pelaksanaan Festival Rujak Uleg 2026 yang dinilai tidak hanya menjadi ajang hiburan dan budaya semata, tetapi...

Advertisement