Newestindonesia.co.id, Lebaran 2026 menjadi momen yang penuh kedamaian sekaligus haru bagi penyanyi Denada. Setelah melalui perjalanan panjang yang diwarnai konflik dan perpisahan, Denada akhirnya dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama putra kandungnya, Ressa Rizky Rossano, serta keluarga besar.
Pertemuan yang sarat emosi itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga simbol perdamaian antara Denada dengan keluarga yang selama ini membesarkan Ressa.
Dalam unggahan yang dibagikan di media sosial, Denada terlihat bahagia merayakan Lebaran bersama Ressa, serta Ratih dan Dino—tante dan paman Denada yang telah mengasuh Ressa sejak bayi. Momen tersebut baru dipublikasikan pada Selasa (24/3/2026).
“Eid Mubarak to you and your loved ones!” tulis Denada.
“Maaf lahir batin untuk semua, semoga kita diberikan berkah dalam Ramadhan tahun ini dan diberikan kesempatan untuk bertemu Ramadhan selanjutnya Aaamiiin,” sambungnya.
Dalam foto yang beredar, Ressa tampak tersenyum diapit oleh dua sosok ibu dalam hidupnya, yakni Denada sebagai ibu kandung dan Ratih yang membesarkannya. Kehangatan keluarga pun terasa kental dalam perayaan tersebut.
Pertemuan Tanpa Pengacara, Berujung Damai
Momen Lebaran itu menjadi kelanjutan dari pertemuan emosional sebelumnya antara Denada dan Ressa yang terjadi jelang Idul Fitri. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak akhirnya membuka komunikasi setelah puluhan tahun terpisah.
Manajer Denada, Risna Ories, mengungkapkan bahwa pertemuan keluarga besar ini berlangsung tanpa melibatkan pengacara maupun media.
“Keluarga ini bertemu, saling berbicara dan menceritakan banyak hal. Mereka pun sepakat untuk berdamai,” demikian pernyataan yang disampaikan dalam video yang diunggah Risna seperti dikutip melalui detikHot.
Suasana emosional sempat mewarnai awal pertemuan. Denada dan Ratih terlihat menangis, namun perlahan berubah menjadi senyum kebahagiaan setelah komunikasi terjalin dengan baik.
Lebaran Jadi Simbol Rekonsiliasi
Lebaran tahun ini menjadi titik balik bagi hubungan Denada dan Ressa. Setelah sebelumnya terpisah selama 24 tahun, keduanya mulai membangun kembali hubungan sebagai ibu dan anak.
Sebelumnya, pertemuan pertama mereka berlangsung penuh haru dengan tangisan dan pelukan panjang. Momen tersebut bahkan disebut sebagai “kado Ramadan” bagi keduanya.
Kini, suasana yang tadinya diliputi konflik berubah menjadi kedamaian. Lebaran pun menjadi simbol rekonsiliasi keluarga besar, termasuk antara Denada dengan Ratih dan Dino yang selama ini merawat Ressa.
Pertemuan ini juga menunjukkan bahwa komunikasi dan keterbukaan mampu menjadi jalan keluar dari konflik panjang yang sempat terjadi.
Momen Keluarga yang Hangat dan Penuh Makna
Kehadiran seluruh anggota keluarga dalam perayaan Lebaran tersebut memperlihatkan bahwa hubungan yang sempat renggang kini mulai pulih.
Tanpa sorotan media dan tanpa campur tangan pihak hukum, momen ini menjadi perayaan sederhana namun sarat makna—tentang maaf, penerimaan, dan harapan baru.
Lebaran 2026 pun menjadi salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan hidup Denada, sekaligus awal baru bagi hubungan ibu dan anak yang sempat terpisah selama puluhan tahun.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login