Newestindonesia.co.id, Dua bintang tenis putri muda dari Asia Tenggara, Janice Tjen dari Indonesia dan Alexandra Eala dari Filipina, resmi berpasangan dalam nomor ganda putri pada turnamen Mubadala Abu Dhabi Open 2026 yang merupakan salah satu ajang WTA 500 bergengsi dalam kalender Tur WTA 2026 dan digelar di Zayed Sports City International Tennis Centre, mulai 1–7 Februari 2026.
Kolaborasi kedua pemain muda ini menarik sorotan publik tenis Asia dan dunia, karena memadukan dua talenta kawasan yang tengah mencuri perhatian di level internasional. Pada putaran pertama laga ganda, pasangan Indonesia–Filipina ini dijadwalkan menghadapi duet kuat dari Kanada dan Prancis, Leylah Fernandez dan Kristina Mladenovic.
Perjalanan ke Abu Dhabi dan Statistik Terbaru
Janice Tjen mendapatkan kesempatan tampil di Abu Dhabi melalui wildcard langsung ke babak utama turnamen. Selain itu, Eala juga termasuk dalam daftar penerima wildcard dari panitia penyelenggara WTA 500 tersebut. Keputusan ini diumumkan beberapa hari menjelang kompetisi dan menandai kepercayaan terhadap dua pemain muda Asia Tenggara di level tinggi.
Secara individu, Tjen memiliki catatan performa yang patut diperhitungkan. Dia berhasil tampil di babak kedua nomor tunggal Australia Open 2026 setelah mengalahkan Fernandez di babak pertama melalui straight set. Namun, perjalanan tunggalnya terhenti di babak kedua oleh mantan petenis peringkat satu dunia Karolina Pliskova. Di sektor ganda Australia Open, Tjen tampil berpasangan dengan Katarzyna Piter dari Polandia tetapi kalah dari pasangan tuan rumah.
Sementara itu, Eala juga memiliki sejarah kompetitif di awal musim 2026. Petenis Filipina berusia 20 tahun ini tersingkir di babak pertama tunggal Australian Open dari lawan asal AS, Alycia Parks, dan juga tak terlalu beruntung di nomor ganda bersama Ingrid Martins saat bertemu pasangan Polandia–Jepang.
Persaingan dan Rivalitas yang Unik
Menariknya, sebelum bersatu sebagai pasangan di Abu Dhabi, Janice Tjen dan Alexandra Eala justru pernah berhadapan sebagai lawan di turnamen São Paulo Open 2025 di Brasil.
Pada pertemuan itu, Janice keluar sebagai pemenang dua set langsung di perempat final. Momen ini menambah dimensi yang berbeda dalam kolaborasi mereka sekarang sebagai rekan satu tim ganda.
Keduanya juga sempat menjadi andalan nasional masing-masing dalam ajang SEA Games Thailand 2025. Tjen harus mengakhiri perjuangan di semifinal karena masalah kesehatan dan meraih medali perunggu, sementara Eala mampu mengangkat medali emas bagi Filipina.
Harapan Peluang dan Sorotan Media
Publik tenis Asia Tenggara dan internasional kini tengah menanti bagaimana chemistry ganda Tjen–Eala akan berkembang di atas lapangan hard court Abu Dhabi. Duet ini dipandang sebagai potensi tonggak sejarah bagi keterwakilan Asia Tenggara di ajang WTA besar, sekaligus inspirasi generasi muda tenis di kawasan.
Dalam sisi tunggal, Tjen dijadwalkan menghadapi petenis Australia Maya Joint yang juga masuk lewat wildcard, sedangkan Eala akan melawan wildcard asal Turki, Zeynep Sonmez. Pertandingan pendahuluan itu sekaligus menyiapkan momentum penting bagi kedua pemain sebelum fokus pada sektor ganda.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti Sekarang



You must be logged in to post a comment Login