Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Duh! Kepsek Di Tasikmalaya Cabuli 5 Remaja Putri Di Hotel Kawasan Pantai Pangandaran

Foto: iStock/pocketlight (Ilustrasi)

Newestindonesia.co.id, Kepala sekolah di salah satu sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, berinisial UR (55) digerebek warga saat mencabuli lima remaja putri sekaligus di sebuah kamar hotel di kawasan Pantai Pangandaran, Kamis (11/12/2025).

Pelaku yang berstatus PNS aktif ini telah dua hari menginap di Pangandaran bersama lima remaja putri di bawah umur asal Kota Tasikmalaya dengan umur rata-rata 14 tahun.

Dilansir melalui Kompas, Ketua Forum Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Provinsi Jawa Barat, Ato Rinanto mengaku mendapatkan laporannya dan sangat menyesalkan kejadian tersebut.

“Iya betul, laporan yang kami terima bahwa pelakunya adalah seorang kepala sekolah SD negeri di Kabupaten Tasikmalaya dan domisili warganya asal Kota Tasikmalaya. Kelima korban remaja putri di bawah umurnya adalah warga Kota Tasikmalaya. Kejadiannya di salah satu kamar hotel Pantai Pangandaran,” kata Ato kepada Kompas.com di kantornya, Jumat (12/12/2025).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ato mengatakan, kejadian ini diketahui warga sekitar penginapan di Pangandaran setelah salah satu korban berteriak dan melarikan diri meminta pertolongan warga pada Kamis (11/12/2025) pagi.

Warga Pangandaran di sekitar penginapan langsung menggerebek pelaku di kamarnya dan mendapati masih ada empat remaja putri dalam satu kamar.

Pelaku yang menjabat kepala sekolah dan berstatus PNS itu tak lepas dari amukan warga karena kesal dengan perbuatannya. Akhirnya, pelaku diamankan di Polres Pangandaran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Mengingat kejadian ini di Pangandaran dan pelaku serta para korban asal Kota Tasikmalaya, kami akan segera melakukan pendampingan dan berkoordinasi dengan Polres Pangandaran dalam penanganan kasusnya,” kata Ato.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ato pun segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya demi mencegah hal yang tak diinginkan karena khawatir akan ada korban selanjutnya oleh pelaku yang selama ini menjabat kepala sekolah SD negeri itu.

Baca juga:  Resbob Ungkap Alasan Melawan Dakwaan Di PN Bandung: “Bukan Sasar Suku Tertentu”

Pihaknya berharap korban lainnya segera melapor dan akan mendapatkan pendampingan KPAID.

“Kalau untuk para korban karena domisili Kota Tasikmalaya, kami akan berkoordinasi dengan KPAID Kota Tasikmalaya,” ujar dia.

Sementara itu, salah satu orangtua korban asal Indihiang, Kota Tasikmalaya, berinisial N (45), mengaku mengetahui kejadian yang menimpa anaknya setelah dihubungi Polres Pangandaran.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sesaat tiba di kantor polisi Pangandaran, ia mengaku mendapatkan cerita bahwa anaknya yang berhasil kabur dari kamar hotel dan meminta pertolongan warga.

“Jadi anak saya katanya kenal pelaku dari media sosial. Kalau empat remaja putri lainnya adalah sebagian temannya,” kata N saat dihubungi lewat telepon.

Saat ini, lanjut N, pelaku dan para korban yang masih remaja putri di bawah umur berada di Polres Pangandaran untuk dimintai keterangan. Bahkan, anak N, salah satu korban, tangannya patah dan mengaku ditampar pelaku sebanyak lima kali saat hendak melarikan diri dari kamar penginapan.

“Anak saya tangannya patah saat hendak melarikan diri dan mengaku ditampar sebanyak lima kali. Kalau anak saya dan keempat remaja putri temannya statusnya sudah putus sekolah dan usianya 14 tahun sama dengan teman-temannya,” kata dia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kini, kasus yang menggemparkan warga Pangandaran ini masih ditangani petugas Polres Pangandaran untuk menjerat pelaku dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan indikasi kasus pencabulan.

Editor: DAW

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengaku belum dapat memastikan pemberian tunjangan hari raya (THR) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu...

Regional

Newestindonesia.co.id – Jabar, Kasus kekerasan seksual yang melibatkan seorang oknum ustaz di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat berakhir dengan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus pembunuhan tragis menimpa seorang siswi sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Korban berinisial STN (14) diduga dibunuh...

Regional

Newestindonesia.co.id, Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria dikunci di dalam rumah toko (ruko) di kawasan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, viral di media sosial. Peristiwa...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Kementerian Sosial (Kemensos) menggelar pelaksanaan bakti sosial terpadu dan operasi katarak gratis yang menyasar masyarakat kurang mampu di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu...

Regional

Newestindonesia.co.id – Jabar, Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial OAP (37) yang bekerja di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akhirnya ditahan oleh Kepolisian Resor Bogor setelah...

Regional

Newestindonesia.co.id – Jateng, Kegemparan menyelimuti lingkungan pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah setelah muncul laporan dugaan pencabulan yang dilakukan oleh...

Regional

Newestindonesia.co.id – Jabar, Majalengka kembali menjadi sorotan publik setelah beredarnya sebuah rekaman video yang memperlihatkan seorang perempuan diduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) diamankan...

Advertisement